Gage di Jakarta Tak Berlaku Selama PSBB Transisi Diperpanjang

Senin, 09 November 2020 – 08:02 WIB

gambar ilustrasi

gambar ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menyatakan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi kembali diperpanjang selama 14 hari. Perpanjangan itu dimulai terhitung Senin, 9 November, sampai 22 November 2020.

"Seperti kita ketahui bersama, Pemprov DKI Jakarta dapat menerapkan kebijakan rem darurat (emergency brake policy) bila terjadi kenaikan kasus secara signifikan atau tingkat penularan yang mengkhawatirkan, sehingga membahayakan pelayanan sistem kesehatan," kata Anies melalui siaran pers PPID DKI Jakarta, Minggu, 8 November 2020.

Meski demikian, sambungnya, berdasarkan data-data epidemiologis selama penerapan PSBB Masa Transisi kali ini, kondisi wabah COVID-19 DKI Jakarta lebih terkendali dan menuju kategori aman. Anies mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap kondisi saat ini.

"Justru sekarang harus makin waspada, jangan sampai karena melihat kondisi penularan melambat lalu jadi tidak disiplin. Ingat, masih terjadi penularan meskipun melambat. Jadi, harus tetap disiplin protokol kesehatan, khususnya 3M," ujar Anies.

Keputusan itu juga tertuang dalam Kepgub DKI Jakarta nomor 1100 Tahun 2020. Kepgub tersebut mengatur perpanjangan pemberlakuan masa pembatasan sosial berskala besar pada masa transisi menuju masyarakat sehat, aman, dan produktif.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menambahkan, dengan diperpanjangnya masa PSBB transisi Provinsi DKI Jakarta, maka pembatasan kendaraan bermotor dengan sistem ganjil-genap (gage) tetap tidak diberlakukan.

Pada perpanjangan PSBB transisi sebelumnya, kebijakan ganjil-genap untuk kendaraan bermotor roda empat juga belum diberlakukan. "Ganjil genap masih belum berlaku," ucap Kombes Sambodo.