PA 212 Mau Gelar Reuni, Prof Jimly Asshiddiqie:Ini Cari-cari Masalah!

Jumat, 13 November 2020 – 20:31 WIB

Prof Jimly Asshiddiqie (Foto:Istimewa)

Prof Jimly Asshiddiqie (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews Prof Jimly Asshiddiqie menanggapai rencana Persudaraan Alumni 212 (PA 212) yang akan menggelar Reuni 212 pada Desember 2020 mendatang, yang dianggapnya hanya mencari masalah.

“Ini cari-cari masalah,” tegas Prof Jimly dalam cuitannya melalui aku Twitter pribadinya, Jumat, 13 November 2020.

Cuitan Prof Jimly ini menanggapi cuitan @Aiek_Channel.

Dalam unggahannya, akun tersebut menyertakan video Haikal Hassan yang menyatakan akan menggelar Reuni 212 yang lebih besar.

Alasannya, lantasan pemerintah tetap menggelar Pilkada Serentak 2020.

Menurut Prof Jimly, agenda pesta demokrasi lima tahunan di daerah itu memiliki dasar hukum yang kuat.

Sebaliknya, rencana acara Reuni 212 di Monas itu sama sekali tidak memiliki dasar hukum.

“Pilkada sudah diatur UU setelah sebelumnya ditunda. Reuni tidak ada dasarnya,” sambung Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) itu.

Justru, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mempertanyakan kengototan dan alasan yang dilontarkan PA 212.

“Malah terus-menerus membesarkan konflik pilgub yang sudah tuntas,” kata dia.

Lebih lanjut, mantan Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) ini meminta agar PA 212 bisa bersikap bijak.

Porf Jimly juga mengingatkan bahwa di Indonesia juga ada banyak warga non muslim yang bisa terganggu.

“Mohonlah kearifan, warga yang tidak setuju, apalagi yang non muslim mungkin lebih banyak merasa tidak nyaman,”

“Tolong bertoleransi. Menteri mesti kooridinasi dengan Pemda,” tandasnya.