Jadi Kapolda Metro, Fadil Imran Pernah Tangani Kasus Chat Rizieq Shihab dan Firza

Selasa, 17 November 2020 – 14:02 WIB

Irjen Pol Fadil Imran (Foto:Istimewa)

Irjen Pol Fadil Imran (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menunjuk Irjen Pol Fadil Imran menjabat Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Pol Nana Sudjana. Fadil sebelumnya menjabat Kapolda Jatim.

Pergantian posisi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/3222/XI/KEP/2020 tanggal 16 November 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan di Lingkungan Polri.

Polda Metro Jaya bukanlah tempat yang baru bagi pria kelahiran Ujung Pandang 14 Agustus 1968 ini, pasalnya dia pernah bertugas di Polda Metro Jaya pada 2017 sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus.

Salah satu kasus yang dia tangani adalah kasus chat mesum yang diduga melibatkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein.

Pada saat itu Habib Rizieq dan Firza Husein sempat menjadi tersangka, usai polisi melakukan gelar perkara.

Namun di tahun 2018, kasus itu dilakukan SP3 karena polisi belum menemukan penyebar chat mesum itu.

Lulusan Akpol 1991 berpengalaman di bidang reserse. Di Polda Metro Jaya, ia pernah menjabat sebagai Kapolres Jakarta Barat (2003), Kasat III Dit Reskrimum Polda Metro Jaya (2007), Kapolres KP3 Tanjung Priok (2008), Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya (2009), dan Dirreskrimsus Polda Metro Jaya (2016).

Sementara di Bareskrim Polri, pria 52 tahun ini pernah mengemban tugas sebagai Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri (2011), Anjak Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri (2015), Wadirtipideksus Bareskrim Polri (2016), dan Dirtipid Siber Bareskrim Polri (2017).