DPR Sebut Turunkan Baliho Tugas Satpol PP Bukan TNI

Jumat, 20 November 2020 – 17:07 WIB

TNI turunkan balio Habib Rizieq (Foto:istimewa)

TNI turunkan balio Habib Rizieq (Foto:istimewa)

JAKARTA, REQNews - Pencopotan baliho Habib Rizieq Shihab oleh TNI membuat masyarakat dan tokoh berkomentar, di antaranya anggota Komisi I DPR Fraksi PPP Syaifullah Tamliha.

Seperti diketahui Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang memerintahkan anak buahnya terkait video viral pria berbaju loreng mencopot baliho bergambar Habib Rizieq Shihab.

Syaifullah Tamliha menyayangkan jika Pangdam malah mengurusi soal penertiban baliho Rizieq. Sebab, menurutnya, hal itu merupakan tugas Satpol PP.

Tamliha pun meminta agar Pangdam kembali kepada koridornya yakni mengusuri soal pertahanan negara.

Syaifullah Tamliha mengatakan sejak terbentuk Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, tugas TNI adalah menjaga pertahanan megara. Sementara tugas keamanan negara diberikan kewenangan kepada Kepolisian Republik Indonesia.

"Kecuali jika pada pencegahan dan penindakan tindak pidana terorisme, TNI bisa dimintakan bantuan dengan istilah Operasi Militer Selain Perang," kata Tamliha kepada wartawan, Jumat, 20 November 2020.

Karena itu, Tamliha berharap Pangdam Jaya tidak melampaui kewenangannya dengan ikut mengurusi perihal keamanan negara. Apalagi terkait persoalan baliho yang seharusnya hal tersebut merupakan ranag Satpol PP.

"Saya hanya berharap Pangdam Jaya kembali kepada kewenangannya urusan pertahanan, jika ada kelompok tertentu yang ingin bertindak sebagai separatisme atau ingin memisahkan diri dari NKRI. Sedangkan urusan keamanan agar diserahkan kepada institusi Polri, sedangkan urusan baliho serahkan kepada Satpol PP," kata Tamliha.