RK: Kerumunan HRS di Bogor Spontanitas Warga

Sabtu, 21 November 2020 – 08:32 WIB

gambar ilustrasi

gambar ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (RK) mengatakan, kerumunan massa saat acara Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor adalah spontanitas warga setempat yang ingin melihat pentolan FPI tersebut.

"Jadi saya dilaporin setelahnya, itu didapati laporannya begitu, spontanitas. Ada yang bilang 'Pak, itu sebenarnya mayoritas penduduk. Cuma pengen lihat. Setelah lihat, lewat, balik lagi ke rumah masing-masing'," kata Ridwan Kamil di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 20 November 2020.

RK mengaku tidak mengetahui situasi secara langsung saat itu seperti apa. Namun, berbekal pengalaman menangani demo bersama polisi, dia meyakini tindakan humanis yang dilakukan aparat saat itu semata-mata untuk menghindari gesekan. "Tapi potensi yang kena fotonya, itu peserta dari seluruh kegiatan acaranya. Jadi spontanitas itu, saya kira faktanya memang begitu," lanjutnya.

RK dimintai keterangan oleh Bareskrim Polri selama 7 jam terkait acara yang dihadiri HRS di Megamendung. RK meminta maaf atas kerumunan di Megamendung tersebut. "Tadi selama kurang-lebih 7 jam dari jam 10-an. Sebagai warga negara yang sangat taat pada aturan hukum datang karena diminta keterangan-keterangan dalam kapasitas sebagai ketua komite penanggulangan COVID juga Gubernur Jawa Barat perihal keramaian kerumunan di Megamendung," kata dia setelah dimintai keterangan oleh penyidik.