BNPB Tak Berdaya di Acara Rizieq, 2.000 Relawan Satgas Undur Diri

Sabtu, 21 November 2020 – 08:01 WIB

Kerumunan acara Rizieq di Petamburan

Kerumunan acara Rizieq di Petamburan

JAKARTA, REQnews - Tak berdayanya BNPB dalam acara pernikahan anak Imam Besar FPI Rizieq Shihab dan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang mengakibatkan kerumunan massa di Petamburan, Jakarta Pusat, berimbas pada aksi undur diri massal 2.000 relawan Satgas Covid-19 Jabodetabek.

Koordinator relawan pendukung Satgas Covid-19 Jabodetabek Abdul Mufid berkata, mereka yang mengundurkan diri kecewa berat, setelah BNPB membagikan masker dalam acara Rizieq tersebut.

Pengunduran diri ini juga sudah disampaikan kepada Kepala BNPB Doni Monardo, dan telah disetujui.

"Kalau bidang lain kami tidak tahu mundur juga atau tidak tapi kalau kami, kemarin sudah disampaikan ke Pak Doni dan responnya biasa saja. Katanya 'ya silakan saja mundur' ya sudah, berarti sudah kita tidak dibutuhkan lagi," kata Abdul Mufid, seperti dikutip dari Merdeka, Jumat 20 November 2020.

Menurut Mufid, pembagian masker itu bisa diartikan dukungan Doni Monardo terhadap kerumunan massa di Petamburan. Selain itu, aksi bagi-bagi maskier bertolak belakang dengan tujuan Satgas Covid-19 untuk mencegah penularan.

"Alasan kami mundur karena kami kecewa dengan pimpinan. Kami bekerja keras tanpa pamrih, nah pimpinan kami malah membagikan 20 ribu masker, ibaratnya kan beliau mendukung," ujar Mufid.

Menurutnya, apa yang dilakukan relawan Satgas Covid-19 bidang pendukung selama delapan bulan ini menjadi sia-sia. Dia bahkan merasa, kinerja para relawan tidak dihargai.

"Sia-sia yang kita lakukan dari Maret, ibaratnya beliau tidak menghargai kinerja relawan di bawahnya yang langsung turun ke masyarakat bekerja mengatasi Covid-19," katanya menambahkan.