Anak Buah Tito: FPI Ormas Berstatus Tidak Terdaftar

Sabtu, 21 November 2020 – 09:02 WIB

Ilustrasi FPI (Foto: Istimewa)

Ilustrasi FPI (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Front Pembela Islam (FPI) ternyata masih berstatus ormas ilegal. Kepastian itu disampaikan langsung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

Meski pernah terdaftar sebagai salah satu ormas di Kemendagri, namun status terdaftar itu telah berakhir pada Juni 2019. "FPI pernah terdaftar sebagai salah satu ormas di Kementerian Dalam Negeri, dan terakhir status terdaftarnya berakhir pada Juni 2019," kata Kapuspen Kemendagri Benny Irwan kepada wartawan, Jumat 20 November 2020.

Ia pun menceritakan bahwa saat itu FPI pernah mengajukan perpanjangan Surat Keterangan Terdaftar (SKT). Sayangnya perpanjangan itu tidak bisa terwujud karena, menurut dia, ada persyaratan yang belum dipenuhi FPI.

"Selanjutnya FPI mengajukan perpanjangan, namun Surat Keterangan Terdaftar (SKT) belum bisa diperpanjang karena masih terdapat persyaratan yang belum dipenuhi," kata dia.

Persyaratan yang belum dipenuhi FPI tersebut yakni terkait AD/ART Organisasi. FPI belum memuat salah satu AD/ART yang diwajibkan dalam undang-undang. Seharusnya AD/ART memuat klausul tentang penyelesaian konflik internal.

Karena itu belum dipenuhi, lanjut Benny, SKT FPI tidak bisa diperpanjang. "(FPI) Tidak terdaftar sebagai ormas di Kemendagri," kata Benny.