Kasus Kerumunan Petamburan, Polisi: Pekan Depan Kita Gelar Perkara

Sabtu, 21 November 2020 – 17:02 WIB

Kasus Kerumunan Rizieq Shihab (Foto: Istimewa)

Kasus Kerumunan Rizieq Shihab (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews- Menindak lanjuti kasus kerumunan di Petamburan akibat acara pernikahan yang dilakukan anak imam besar Front Pembela Islam (FBI), Rizieq Shihab, Polda Metro Jaya bakal melakukan gelar perkara (ekspose) pada Senin, 23 November 2020 mendatang.

Polisi menyatakan bahwa pada Senin 23 November 2020, pihaknya akan melakukan gelar perkara atau ekspose bersama dengan pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Tindak lanjut penyidik, hari Senin nanti tanggal 23 November, akan mempersiapkan ekspose ke Jaksa Penuntut Umum Kejati DKI," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat 20 November 2020.

Gelar perkara nantinya akan menetukan langkah selanjutnya dalam kasus ini. Jika diduga kuat adanya tindak pidana, maka polisi akan menaikan status hukumnya ke tahap penyidikan. Ahmad menerangkan ekspose itu dilakukan sebagai bentuk koordinasi antar dua lembaga penegakan hukum tersebut dalam menangani perkara.

Ahmad juga mengaku telah memeriksa tujuh orang saksi, namun hanya dua orang yang memenuhi panggilan itu. Mereka adalah Kadishub DKI dan BPBD DKI. Sedangkan lima orang lainnya sampai saat ini belum memenuhi panggilan tanpa alasan yang jelas. Mereka yang mangkir diantaranya adalah putri Rizieq, Najwa Shihab dan menantunya Muhammad Irfan Alaydrus.

"Lima orang dan belum ada konfirmasi adalah HA, humas FPI. Kedua NS pengantin wanita, kemudian MI pengantin pria, kemudian I sebagai orang yang diminta untuk menyewa tenda. Dan HA bin A statusnya tidak tahu tapi adalah bagian dari keluarga MRS/HRS," jelas Ahmad.

Sebagai informasi, dalam perkara ini polisi mendalami dugaan pelanggaran pasal 93 jo pasal 9 ayat 1 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Sebelumnya, polisi mulai melakukan penyelidikan adanya dugaan pelanggaran protokol kesehatan terkait dengan acara yang dihadiri Rizieq. Mulai di Petamburan, Jakarta hingga Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Polda Metro Jaya sendiri telah meminta klarifikasi Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan beberapa saksi lainnya yang mengetahui acara tersebut. Bahkan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga diperiksa untuk proses klarifikasi pada hari ini di Bareskrim Polri.