Anggap Polisi-Satpol PP Tak Berdaya, Pangdam Jaya Tetap Turunkan Baliho HRS

Minggu, 22 November 2020 – 07:32 WIB

Panglima Kodam Jayakarta (Pangdam Jaya) Mayjen TNI Dudung Abdurachman

Panglima Kodam Jayakarta (Pangdam Jaya) Mayjen TNI Dudung Abdurachman

JAKARTA, REQnews - Meskipun banjir kritik karena pencopotan baliho imam besar FPI Habib Rizieq Shihab, namun Panglima Kodam Jayakarta (Pangdam Jaya) Mayjen TNI Dudung Abdurachman tak peduli.

Dudung bersikeras tidak akan berdiam diri dan akan terus menertibkan baliho-baliho Habib Rizieq. "Ya kalau sesuai fungsinya, menunggu ancaman dari luar, kapan kerjanya? Terus mau diam saja?" katanya, Sabtu, 21 November 2020.

Ditegaskannya, dia memberi perintah kepada jajaran Kodam Jaya untuk mencopot baliho Habib Rizieq karena Satpol PP dan kepolisian dianggap tak berdaya. Dia menegaskan akan terus melakukan pencopotan baliho Habib Rizieq. "Sementara Pol PP dan Polri sudah nggak berani bertindak, saya akan terus lakukan (pencopotan baliho Habib Rizieq)," tegas Dudung.

Kritik bermunculan setelah pernyataan tegas Dudung soal dirinya memerintahkan prajuritnya menurunkan baliho Habib Rizieq. Kritik datang dari Partai Gerindra.

"Kita sudah memiliki institusi juga perangkat-perangkatnya yang mengatur masalah itu. Sehingga sebaiknya institusi TNI kembali saja kepada tugas pokoknya, yaitu menjadi kekuatan pertahanan negara. Masih ada institusi-institusi lain yang lebih berwenang untuk menertibkan itu," kata Wakil Ketua Komisi I dari Fraksi Partai Gerindra Bambang Kristiono kepada wartawan, Jumat, 20 November 2020.

PKS pun bersikap senada. Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi PKS Abdul Kharis Almasyhari menyarankan urusan pencopotan baliho diserahkan ke Satpol PP saja. "Baliho itu kan bagian Satpol PP, biarlah urusan Satpol PP. Kalau misalkan, boleh juga sih kalau tentara dilibatkan, tapi sifatnya diminta bantuan," kata ketika dihubungi.

"Misalkan Satpol PP nggak berani menurunkan, dikawal tentara boleh. Tapi yang kerja Satpol PP, bukan tentara yang kerja, malah Satpol PP-nya yang nonton," imbuhnya.