Undang 2 Ribu Tamu, Nikahan Anak Kepala BPBD Joni Amir Dibubar Paksa AKBP Trisno

Minggu, 22 November 2020 – 15:33 WIB

Polisi (Foto: Istimewa)

Polisi (Foto: Istimewa)

PADANG, REQnews - Pesta pernikahan anak Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota, Joni Amir dibubarkan paksa oleh polisi di Gedung Politeknik Pertanian, pada Sabtu 21 November 2020.

"Kita tidak pandang bulu, warga biasa atau pejabat. Kalau melanggar ya kita tindak. Ini pembelajaran," ujar AKBP Trisno Eko Santoso, Kapolres Limapuluh Kota pada Sabtu 21 November 2020.

Acara pernikahan tersebut terpaksa dibubarkan karena melanggar protokol Covid-19 dengan mengundang sebanyak 2000 tamu dan menyebabkan kerumunan. Padahal Joni Amir sebagai penyelenggara acara juga tergabung dalam tim Gugus Tugas Covid-19.

Ditengan prosesi resepsi yang sedang berlangsung, polisi datang dan membubarkan tamu undangan agar meninggalkan area gedung. Selain itu, dengan menggunakan papan pengumuman yang bertuliskan "Polres 50 Kota, Pro Justitia, Acara Pesta Dihentikan", di depan pintu masuk polisi juga melakukan penjagaan dan melarang tamu memasuki gedung.

Sebelumnya, Trisno menjelaskan bahwa polisi telah menerima informasi terkait rencana resepsi tersebut. Pihaknya juga sudah memperingatkan Joni Amir hanya boleh menyelenggarakan akad nikah saja, karena pandemi Covid-19 yang belum usai.

Untuk itu pihak kepolisian melarang Joni Amir untuk menyelenggarakan resepsi. "Sekitar tiga minggu lalu, Pak Joni sudah datang ke tempat saya. Saya sudah katakan resepsi tidak boleh. Hanya akad nikah yang boleh," ujar Trisno.

Ternyata peringatan tersebut tidak didengarkan, Joni Amir tetap menyelenggarakan resepsi pernikahan anaknya. Mendapat kabar tersebut, kepolisian akhirnya mengumpulkan anggota dan bertolak ke tempat resepsi yang berada di Gedung Politeknik Pertanian untuk membubarkan acara.

Polisi juga meminta panitia untuk membongkar tenda yang terpasang di depan gedung. "Petugas minta tamu meninggalkan lokasi. Kemudian kita minta panitia membuka tenda dan pintu masuk ke gedung kita tutup," ujar Trisno.

Sementara itu, Joni Amir enggan memberikan komentar, "Saya sedang pusing sekarang. Jangan tanya-tanya dulu," ujar Joni Amir.