SERU! Stop Izin FPI VS Dukung FPI Terus Eksis, Siapakah Pemenangnya?

Jumat, 10 Mei 2019 – 08:00 WIB

Logo FPI (Foto : ist).

Logo FPI (Foto : ist).

JAKARTA, REQnews - Izin organisasi kemasyarakatan (Ormas) Front Pembela Islam (FPI) habis pada Juni 2019 mendatang. Pihak FPI masih menginginkan agar ormas tersebut eksis dan izinnya diperpanjang oleh pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Akan tetapi rupanya, banyak pihak masyarakat yang menolak perpanjangan ormas Islam tersebut.

Beberapa hari ini, jagat maya dihebohkan oleh diskusi pro-kontra terkait FPI, ya antara yang pro dan yang kontra. Belakangan, muncul petisi online di "Change.org" yang meminta dukungan warganet untuk membantu tanda tangan petisi online agar FPI tetap eksis dan izinnya diperpanjang. Petisi penolakan juga muncul di situs yang sama "stop izin FPI."

Dalam penjelasan pengantarnya, "Stop ijin FPI" menerangkan sbb:

Assalamualaikum.Salam sejahtera bagi kita semua.

Mengingat akan berakhirnya ijin organisasi FPI di Indonesia,mari kita bersama-sama menolak perpanjangan ijin mereka.Karena organisasi tersebut adalah Merupakan kelompok Radikal, pendukung kekerasan dan pendukung HTI.

Mohon sebar luaskan petisi ini,agar tercipta Indonesia yang aman dan damai.

Sedangkan pengatar "Dukung FPI terus eksis" menjelaskan sbb :

Yang Terhormat Menteri Dalam Negeri dan Rakyat Indonesia,

Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh,

FPI yang kita tahu , faktanya selalu berkontribusi pada hal positif, seperti membantu korban bencana alam di setiap daerah bahkan yang terpencil harus tetap didukung eksistensi nya.

Ada upaya dari kelompok yang tidak bertanggung jawab untuk menghentikan organisasi ini. Bantu FPI untuk selalu ada disaat masyarakat membutuhkan bantuan.

Salam

Warga masyarakat khususnya warganet, yang pro dan kontra pun antusias, berlomba-lomba membubuhkan tanda tangannya.Hingga Kamis (9/5/2019) malam, pukul 08.23, tanda tangan petisi online "dukung FPI terus eksis" telah mencapai 100.214 sementara "Stop ijin FP" di waktu yang sama mencapai 292.351. Dari detik ke detik, dari menit ke menit, jam ke jam, hari ke hari, keduanya saling berkejaran.

Plt Direktur Jenderal Otonom Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Akmal Malik mengatakan, pihaknya selalu menerima semua masukkan dari berbagai elemen masyarakat.

"Sangat tergantung berdasarkan analisis dan kajian kita nanti, tentunya apa yang disarankan oleh masyarakat pasti akan kita terima," beber Akmal kepada wartawan di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019)."FPI sampai saat ini setau saya belum (mengajukan perpanjangan)."(*)