Walikota Tangsel Airin Didoakan Kembali ke Jalan yang Benar, Ini Sebabnya

Selasa, 24 November 2020 – 04:02 WIB

 Airin Rachmi Diany (Foto:Istimewa)

Airin Rachmi Diany (Foto:Istimewa)

 

TANGSEL, REQNews - Keberadaan Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany saat Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman mengatakan bawa dirinya yang memerintahkan mencopot baliho pimpinan From Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) dipertanyaan.

Mayjen Dudung Abdurachman menyatakan hal tersebut setelah menggelar apel pasukan lapangan, di Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat, 20 November 2020 lalu.

Ketua DPW Front Pembela Islam (FPI) Tangsel, KH. Kholilulrahman Ahmad yang mempertanyakan posisi Walikota Airin pada saat itu. Dimana mendampingi Pangdam Jaya.

Menurutnya, Airin diduga telah masuk lingkaran rezim yang membenci habaib dan membenci ulama.

"Kalau saya menanggapi terkait itu, bukan saja mendukung. Mereka sudah lingkaran, lingkaran rezim yang membenci kepada habib, kepada ulama tidak mungkin mereka melakukan seperti itu kalau tidak ada kebencian," terang KH Kholilulrahman, Senin, 23 November 2020.

Untuk itu, KH Kholilulrahman mengharap/agar Allah memberikan kesadaran dan taubat untuk kembali kepada kebenaran.

"Semoga Allah sadarkan, semoga Allah berikan dia sadar, dia taubat kembali kepada kebenaran. Jadi dalam hal ini, pada siapa kita berpihak, jangan sembarang berpihak," tegas KH Kholilulrahman.

KH Kholilulrahman juga mengatakan, akan legowo jika spanduk imam besar Habib Rizieq Shihab dicopot. Akan tetapi, jangan sampai mengeluarkan kata-kata yang memancing kemarahan FPI.

"Silahkan saja baliho dicopot, tapi jangan mengatakan kata-kata yang memancing kami untuk marah," paparnya.

Untuk itu, FPI Tangsel terbuka untuk melakukan dialog dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel terkait permasalahan penurunan baliho imam besar Habib Rizieq Shihab.