Tulis Banyak Semut Rangrang, Erwiyantoro Wartawan Sepakbola Senior Dilaporkan

Rabu, 25 November 2020 – 00:02 WIB

 Joseph Erwiyantoro (Foto:Istimewa)

Joseph Erwiyantoro (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Joseph Erwiyantoro atau Toro (61 tahun), pemilik akun Facebook Cocomeo Cacamarica adalah wartawan sepakbola senior. Dia datang memenuhi panggilan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, Selasa, 24 November 2020 pagi.

“Sebagai warganegara yang baik, saya memenuhi undangan polisi atas pelaporan seseorang terkait tulisan saya di Facebook. Orang yang melaporkan itu saya kenal, bahkan pernah datang ke kantor saya minta restu ketika dia mau bekerja sebagai Humas PSSI,” kata Toro.

Sekitar pukul 14.50 WIB, Erwiyantoro bersama pengacara Sugeng Teguh Santoso SH, keluar dari ruang pemeriksaan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

"Ada 17 pertanyaan yang disampaikan oleh penyidik kepada klien kami. Tapi dari keseluruhan, lebih mengerucut tentang nilai "700 Juta" yang tertulis di artikel Facebook Cocomeo Cacamarica," ungkap Sugeng Teguh Santoso SH, Selasa, 24 Novemebr 2020 sore.

Wartawan sepakbola senior itu dilaporkan ke Ditreskrimsus Polda Metro Jaya oleh Agustinus Eko Rahardjo atas dugaan pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik yang dilakukan oleh Joseph Erwiyantoro dalam tulisan yang dipostingnya pada Juni 2020 di akun Cocomeo Cacamarica dengan judul "Banyak Semut Rangrang, Karyawan Lupa Digaji".

Menurut Sugeng Teguh Santoso, penyidik Brigadir Radinal Arfani SH, menyarankan masalah pelaporan ini diselesaikan secara kekeluargaan.

Tentang nilai "700 Juta" yang ditulis akun Cocomeo di postingannya, menurut Sugeng data tersebut bisa dipertanggungjawabkan.

"Klien kami akan memberi jawaban jika dibutuhkan. Data soal angka itu didapat dari orang dalam PSSI. Yang pasti, sebagai penulis, klien saya yang lama jadi wartawan tidak mengarang soal data itu," ujarnya.