Kejagung Periksa OJK Terkait Jiwasraya

Rabu, 25 November 2020 – 02:08 WIB

Gedung Kejaksaan Agung RI (Foto:Istimewa)

Gedung Kejaksaan Agung RI (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Kejaksaan Agung (Kejagung) RI kembali memeriksa saksi terkait perkara Tindak Pidana Korupsi Dalam Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang dilakukan untuk tersangka korporasi dan tersangka pribadi Pieter Rasiman.

"Hari ini Tim Jaksa Penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI, kembali melakukan pemeriksaan empat saksi terkait Perkara Tindak Pidana Korupsi Dalam Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya untuk Tersangka Korporasi dan Tersangka Pribadi dalam hal ini Pieter Rasiman," ujar Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Hari Setiyono dalam keterangannya, Selasa, 24 November 2020.

Keterangan keempat saksi tersebut dianggap perlu untuk mengungkap sejauh mana peran para saksi dalam menjalankan perusahaannya. Serta kaitannya dengan jual beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya yang terjadi di Bursa Efek Indonesia.

Saksi pertama, saksi ahli untuk tersangka Korporasi PT. MNC Asset management yaitu Indra Safitri (Ahli a de charge dari Tersangka PT. MNC Aset Management).

Kemudian untuk saksi atas nama pribadi Piter Rasiman yaitu, Dirut PT. Quick Chicken Indonesia, Anny Janti Garot, Kabag Pengelolaan Investasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan), Indri Puspita Sari, dan Febie Laymanto Karyawan PT Himalaya Energi Perkasa yang merupakan perusahaan milik Pieter Rasiman.

Hari melanjutkan terkait pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19, antara lain dengan memperhatikan jarak aman antara saksi dengan Penyidik yang sudah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).