Netizen: Menteri Edhy Kalah Canggih Dibanding Harun Masiku

Rabu, 25 November 2020 – 15:03 WIB

Menteri KKP, Edhy Prabowo

Menteri KKP, Edhy Prabowo

JAKARTA, REQnews - Penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu dini hari, 25 November 2020, menghebohkan publik tanah air.

Politisi senior Partai Gerindra itu ditangkap di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, ketika baru saja tiba dari kunjungannya ke Amerika Serikat. Tak hanya dunia nyata, dunia maya pun dibuat geger atas peristiwa tersebut.

Sejumlah netizen yang mengikuti berita ini di Twitter memberikan beragam komentar.

“Diundang mungkin, bukan ditangkap,” tulis @Riz-Rizuka.

“KPK lagi bantu serang Anies Baswedan,” sambung @Iroel210.

Pemilik akun @MMarhabang mengatakan, “Pantas ngotot eksport benih lobster. Ternyata memanfaatkan jabatan untuk kepentingannya. Ini akibat jadi pengkhianat pemilihnya.”

“Yaelah, pakai tertangkap segala. Kalah canggih dengan Harun Masiku,” tulis @djumelan pula.

Seperti diketahui, Harun Masiku adalah politisi PDI Perjuangan (PDIP) dari Sumatera Selatan yang sampai sekarang masih buron dalam kasus jual beli suara hasil Pemilu 2019. Meskipun KPK telah membentuk satgas khusus untuk menangkap Harun Masiku, tapi hingga saat ini belum juga tertangkap.

Sementara, Edhy Prabowo yang merupakan politisi senior Partai Gerindra ditangkap dalam kasus ekspor benih benur atau baby lobster yang menjadi salah satu program unggulan KKP setelah era Susi Pudjiastuti.

Ketua KPK Komjen Firli Bahuri hingga saat ini belum memberikan respon atas hal itu. Pun belum ada keterangan resmi dari pihak Partai Gerindra atau Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Sejauh ini baru Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron yang membenarkan penangkapan itu. Namun belum disebutkan detail penangkapan dan kasus yang dituduhkan.