Kabareskrim Disebut Napoleon, MAKI: KPK Harus Dalami Nama yang Disebutkan

Rabu, 25 November 2020 – 20:30 WIB

Irjen Napoleon Bonaparte (Foto:Istimewa)

Irjen Napoleon Bonaparte (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Mantan kepala divisi hubungan internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Napoleon Bonaparte di persidangan memberikan keterangan dengan menyeret nama Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dan petinggi Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet).

Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami nyanyian Napoleon.

"Semestinya KPK mendalami semua nama yang terungkap di Pengadilan," ujar Boyamin Saiman, Rabu, 25 November 2020.

Untuk mencegah saling bantah seperti ini, kata Boyamin, maka menjadi tugas KPK untuk mendalami sekaligus membuat terang peristiwanya. Namun sampai saat diakui MAKI, pihaknya belum memiliki datanya terkait Kabareskrim Polri, Azis Syamsudin dan Bamsoet dalam perkara sengkarut penghapusan red notice sebagaimana dikatakan Napoleon.

"Kesaksian NB masih kontradiktif dan sulit untuk dipercaya," ungkap Boyamin.