Angkat Jempol Dong! Ini Strategi Kapolri Idham Azis Bikin Perwira Gak Nganggur Lagi

Rabu, 25 November 2020 – 17:50 WIB

Kapolri Jenderal Idham Azis (Foto:Istimewa)

Kapolri Jenderal Idham Azis (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Mari kita angkat jempol bersama untuk Kapolri Jenderal Idham Azis. Sebabnya, jelang masa pensiunnya ternyata sudah tidak ada lagi anggota polisi yang menjadi Analis Kebijakan (Anjak), atau menganggur setelah mereka lulus sekolah.

Perubahan tersebut sebagai salah satu program Kapolri untuk membenahi intenal Polri. Dengan begitu setiap SDM Polri dapat mengabdikan dirinya sesuai fungsi.

Biasanya, setelah lulus sekolah para Kombes harus menunggu 1 hingga 2 tahun untuk dapat job. "Sekarang tidak lagi, mereka yang lulus sekolah langsung diberi job. Pembinaan personel mengacu pada reward and punhisment, dan di era Bapak Kapolri Jenderal Idham Azis tidak ada anjak lagi, semua sudah ditempatkan sesuai dengan kompetensinya," kata Kadiv Humas Polri Irjen, Pol Argo Yuwono sebagaimana arahan Kapolri Idham saat Apel Kasatwil 2020 di Mabes Polri, Rabu 25 November 2020.

"Ini merupakan implementasi satu dari tujuh program prioritas Kapolri dalam mewujudkan SDM unggul," kata dia lagi.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham sempat menyebut bahwa pihaknya kelebihan jumlah personel pada pada pangkat Komisaris Besar (Kombes), dan Perwira Tinggi (Pati) saat raker bersama Komisi III DPR RI.

"Kombes sampai Pati terdapat kelebihan personel, Kombes surplus 288 dan dan Pati surplus 213 orang," kata Idham beberapa waktu lalu. 

Idham juga mengatakan, bahwa pihaknya masih kekurangan personel di golongan I Tamtama hingga AKBP sebanyak 255.990 personel. Adapun saat itu Idham menyebut jumlah kepolisian di Indonesia sebanyak 416.414 personel.