Kampung Kurma Telan 2 Ribu Korban, Polisi Lakukan Pengusutan

Sabtu, 28 November 2020 – 00:07 WIB

Kampung Kurma (foto:istimewa)

Kampung Kurma (foto:istimewa)

JAKARTA, REQNews - Bareskrim Polri mulai melakukan mengusut kasus investasi bodong Kampung Kurma Group. Perusahaan itu diduga menjual lahan kavling atau properti palsu kepada pembeli tanpa adanya keuntungan sebagaimana yang dijanjikan.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono menyampaikan, ada sekitar 2 ribu korban dalam kasus tersebut. Sejauh ini, sudah ada 35 saksi yang diperiksa penyidik.

"Memang sudah sekitar kurang lebih 35 orang sudah diperiksa," tutur Awi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 27 November 2020.

Dalam prosesnya, lanjut Awi, perusahaan menawarkan sebanyak 4.208 kavling kepada pembeli dengan bonus sebuah pohon kurma per kavling.

Terdapat juga sejumlah fasilitas yang dijanjikan pengembang, seperti pesantren, masjid, arena olahraga, hingga kolam renang.

Hingga akhirnya terungkap setidaknya ada enam perusahaan yang tergabung dalam Kampung Kurma Group pada 2017-2018 dan tersebar di beberapa wilayah seperti Bogor, Cirebon, Lebak, hingga Pandeglang.

"Yang jadi masalah karena datanya yang memang amburadul, banyak tipu-tipunya, sehingga banyak waktu untuk klarifikasi," jelas dia.