Jelang HUT OPM, Sorong Ricuh! 4 Aparat dan Wartawan Jadi Korban

Sabtu, 28 November 2020 – 01:33 WIB

Polisi melakukan pengamanan dalam aksi jelang HUT OPM 1 Desember mendatang (Foto: Istimewa)

Polisi melakukan pengamanan dalam aksi jelang HUT OPM 1 Desember mendatang (Foto: Istimewa)

SORONG, REQnews - Empat anggota polisi dan seorang wartawan mengalami luka-luka saat terjadi kericuhan dalam unjuk rasa menyuarakan aspirasi Papua Merdeka di Kota Sorong, Papua Barat, pada Jumat 27 November 2020.

Kericuhan tersebut berawal dari pengibaran bendera bintang kejora oleh ratusan massa yang dibubarkan oleh aparat kepolisian. Kemudian massa yang tidak terima itu melakukan pelemparan botol hingga batu terhadap petugas kepolisian yang sedang melakukan pengamanan.

Massa aksi berteriak-teriak 'Papua Merdeka' sambil melempar batu ke arah aparat kepolisian. Situasi semakin tidak kondusif, karena massa juga sempat menembakkan kembang api ke arah petugas.

Untuk itu, aparat kepolisian memukul mundur massa dengan tembakan gas air mata. Dalam aksi tersebut, polisi berhasil mengamankan lima orang dari massa aksi dan dibawa ke kantor Polres Sorong Kota.

Selain itu, terdapat empat anggota polisi dan satu orang wartawan Antara Foto yang mengalami luka. Selanjutnya korban yang mengalami luka-luka akibat terkena lemparan dilarikan ke rumah sakit TNI Angkatan Laut untuk mendapat perawatan lebih intensif.

Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan saat dikonfirmasi juga membenarkan bahwa seorang anggota Polres, tiga anggota Brimob, dan satu wartawan terluka dalam kericuhan tersebut.

AKBP Ary Nyoto menjelaskan kericuhan berawal saat sekelompok massa yang menamakan dirinya West Papua Nugini yang hendak melakukan long mars dari Yohan Klademak menuju kantor Wali Kota untuk melakukan aksi peringatan kemerdekaan.

“Namun kami mengimbau agar membubarkan diri sehingga terjadi gesekan dan pelemparan batu hingga melukai anggota kepolisian dan juga wartawan. Kami sudah mengamankan beberapa orang terkait aksi tersebut. Situasi sudah dikendalikan," ujarnya.

Aksi tersebut merupakan buntut dari jelang hari ulang tahun (HUT) Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 1 Desember mendatang. Untuk itu, Polri bersama dengan TNI bersiap dan melakukan operasi besar-besaran dalam melakukan pengamanan jelang 1 Desember mendatang.

"Polri bersama TNI yang akan melaksanakan patroli besar terkait dengan mengantisipasi, mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Brigjen Awi di Bareskrim Polri, Jakarta, pada Senin 23 November 2020.