PM Hun Sen: Kamboja tidak Akan Menjadi Kelinci Percobaan Vaksin Cina

Jumat, 18 Desember 2020 – 22:34 WIB

PM Hun Sen saat berbicara mengenai vaksinasi di Kamboja. Foto: thecambodiadaily

PM Hun Sen saat berbicara mengenai vaksinasi di Kamboja. Foto: thecambodiadaily

Phnom Penh, REQNews.com -- PM Hun Sen mengatakan Kamboja menolak menjadi 'kelinci percobaan' vaksin buatan Cina.

"Jika vaksin belum mendapat persetujuan Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk digunakan, kami tidak akan menggunakannya," kata Hun Sen dalam pidato yang disiarkan secara nasional dan dikutip The Cambodia Daily.

Menurut Hun Sen, vaksin yang belum disetujui WHO berisiko menimbulkan kematian, dan itu sangat disayangkan.

Hun Sen juga mengatakan tidak akan membiarkan rakyatnya menjadi kelinci percobaan vaksin dari mana pun. Kamboja hanya akan menggunakan vaksin yang disetujui WHO, dan tersedia di pasaran.

Kamobja akan menerima satu juta dosis vaksin dengan fasilitas COvAX, atau penyediaan vaksin untuk negara miskin. Artinya, Kamboja akan mendapatkan vaksin paling belakangan, bersama negara miskin lainnya.

Hun Sen tidak peduli dengan kemungkinan itu. Menurutnya, Kamboja bukan tong sampah.

Sejauh ini Kamboja mengumpulkan 48 juta dolar AS, atau Rp 678 miliar, donasi dari orang-orang kaya Kamboja untuk pembelian vaksin. Jumlah itu masih jauh dari harapan, karena Kamboja perlu 200 juta dolar, atau Rp 2,8 triliun, untuk membeli vaksin yang diperlukan.