Duh, Penyimpangan yang dilakukan Aparat Polda Metro Jaya Meningkat Sepanjang 2020

Kamis, 24 Desember 2020 – 07:33 WIB

Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran

Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran

JAKARTA, REQnews - Selama 2020, Polda Metro Jaya menerima sejumlah pengaduan masyarakat soal penyimpangan yang dilakukan oleh anggotanya. Jumlah aduan masyarakat terhadap penyimpangan personel Polda Metro Jaya pada 2020 ini meningkat dibanding pada 2019.

"Jumlah pengaduan masyarakat terhadap penyimpangan Polri pada tahun 2020 mengalami kenaikan 5 persen dibanding tahun 2019. Setiap pengaduan masyarakat telah ditindak lanjuti oleh fungsi pengawasan," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 23 Desember 2020.

Fadil Imran merinci, dari pengaduan masyarakat itu, 95 orang dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran disiplin. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 7 persen dibanding pada 2019. "Kemudian personel yang terbukti melakukan pelanggaran kode etik Polri sebanyak 239 orang atau mengalami kenaikan 33 persen," imbuhnya.

Sedangkan personel Polda Metro Jaya yang terbukti melakukan tindak pidana sebanyak 71 orang atau mengalami penurunan 13 persen dibanding pada 2019.

Tak hanya itu, sepanjang tahun yang sama, Polda Metro Jaya juga telah memecat sebanyak 45 personel Polda Metro Jaya yang melakukan pelanggaran dan penyimpangan. "Menindak tegas terhadap setiap pelanggaran dan penyimpangan yang dilakukan oleh anggota Polda Metro Jaya dan memberikan hukuman atau punishment berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap 45 orang personel," ujar Fadil.

Selain memberikan hukuman, Polri juga memberikan penghargaan terhadap personelnya. Selama 2020 ini, Polda Metro Jaya memberikan penghargaan dan tanda jasa kepada 416 personel.

Dalam rangka peningkatan sumber daya manusia (SDM), sepanjang 2020 Polda Metro Jaya menyeleksi anggota Polri dan PNS. Adapun, selama 2020 ini, Polda Metro Jaya menerima 17 orang dari sumber SIPSS, 31 orang dari sumber Akademi Kepolisian, 405 Bintara, 7 PNS Polri, 96 Bakomsus, 51 Tamtama Polri dan 86 Bintara rekrutmen proaktif.

"Ketiga, kami juga memberikan pembekalan keterampilan bagi personel Polri yang memasuki masa pensiun sebanyak 907 orang," pungkasnya.