Majikan di Bali yang Siram Air Panas ke PRT Diamankan Polisi

Kamis, 16 Mei 2019 – 08:30 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

BALI, REQNews - Kepolisian Polda Bali resmi menangkap tiga tersangka pelaku penyiraman air panas, terhadap Eka Febriyanti (21) yang merupakan Asisten Rumah Tangga (PRT) di Kabupaten Gianyar, Bali, pada Selasa (7/5/2019) lalu. 

Ketiganya ditangkap setelah dilaporkan oleh korban ke SPKT Polda Bali. 

Ketiga pelaku yang dibekuk yakni, Desak Made Wiratiningsih sebagai pemilik rumah, Santi Yuni Astuti sebagai pembantu, dan Kadek Erik Diantara yang merupakan satpam rumah. 

Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum), Polda Bali Kombes Andi Fairan menyampaikan, bahwa tersangka ditangkap di rumahnya di sekitar Stadion Kapten Dipta, Gianyar. 

Dari keterangan korban, kejadian tersebut terjadi pada Selasa (7/5/2019) sekitar pukul 09.00 Wita. Saat itu, ia gagal menemukan gunting besi dan dihukum dengan menyiram air panas yang baru mendidih. 

Menurut Andi, setelah mengalami penyiksaan tersebut, keesokan harinya sekitar pukul 08.30 Wita, korban kabur dari rumah majikannya. Saat itu, majikannya tidur dan Santi sedang mandi di kamar mandi. 

“Waktu itu tidak ada orang, korban kemudian loncat dari tembok merajan ke luar rumah dan lari menuju warung di dekat sana,” ujarnya. 

Karena tak punya uang, korban lantas berjalan kaki hingga dicarikan angkutan anggota Kepolisian ke Nusa Dua untuk bertemu keluarganya. 

“Hingga, ia bertemu dengan temannya dan baru mendapatkan perawatan di Puskesmas Kuta Selatan,” ujarnya. 

Seperti yang diberitakan, Eka Febriyanti yang merupakan PRT mengalami penganiayaan oleh majikannya dengan disiram air mendidih. (nls)