Selamat Menunaikan Ibadah Puasa
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Tim Jaguar Polresta Depok Tangkap Tiga Anggota Geng Motor, Salah Satunya Perempuan

Kamis, 16 Mei 2019 – 14:30 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Aparat kepolisian Tim Jaguar Polresta Depok mengamankan tiga orang anggota geng motor yang membacok tangan seorang pedagang soto, Atomih (25 tahun) di Jalan Margonda, Kemiri Muka, Beji, Kota Depok, Rabu (15/5/2019). 

Tiga orang pelaku yang ditangkap yakni TT (22 tahun), RA (16 tahun) dan seorang wanita S (20 tahun). 

Katim Jaguar Polresta Depok, Aiptu Tulus mengatakan, korban terkena sabetan gergaji es di bagian pundak kiri oleh para pelaku setelah diikuti ketika mau pulang dan selesai berdagang. 

"Ketiga pelaku mengendarai dua sepeda motor berboncengan tiga orang. Jadi pelakunya ada enam orang. Tiga orang berhasil ditangkap," ujar Aiptu Tulus di Mapolresta Depok, Rabu (15/5/2019). 

Aiptu Tulus mengutarakan kronologisnya, para pelaku sudah mengikuti korban dari Jalan Juanda. Setibanya di depan Perum Depok Indah Jalan Margonda, para pelaku berteriak berhenti sambil mengancam akan dibacok. 

"Setelah itu langsung menghentikan motor korban. Korban yang terjatuh kemudian dihampiri seorang pelaku dan membacok korban hingga mengenai pundak sebelah kiri," tuturnya. 

Aiptu Tulus melanjutkan, sepeda motor korban Honda Scoopy B 6826 ZAL yang jatuh nyaris dirampas pelaku namun gagal. Lantaran korban langsung berteriak minta tolong warga dan langsung menangkap pelaku. 

"Modusnya pelaku berencana mau merampas motor milik korban tersebut. Ketika motor korban mau dibawa kabur warga melihat langsung menangkap pelaku," terang Aiptu Tulus. 

Menurut Aiptu Tulus, para pelaku sempat diamuk warga, namun berhasil diamankan anggota Tim Jaguar yang sedang berpatroli. "Kami masih mencari tiga pelaku yang kabur dari kerumunan warga saat kejadian. Dalam peristiwa ini para pelaku dikenakan ancaman tindak pidana 365 KUHP tentang pencurian kekerasan motor ancaman pidana diatas lima tahun," tegasnya. (nls)