Selamat Menunaikan Ibadah Puasa
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Guru Pemalsu Penelitian Terjaring OTT Polres Gowa

Kamis, 16 Mei 2019 – 19:30 WIB

(foto:istimewa)

(foto:istimewa)

GOWA, REQNews - Dua oknum guru, Asriani Djabbar (32) dan Haswirah Hamsah (37) terjaring operasi tangkap tangan Polres Gowa. 

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan keduanya oknum guru itu melakukan pemalsuan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Penelitian Kinerja Guru (PKG) yang dimanfaatkan sebagai syarat kenaikan pangkat bagi guru. 

Dari OTT tersebut, petugas mengamankan uang Rp 5 juta dari tangan AJ. Sedangkan dari tangan HSW, ditemukan satu unit Laptop Lenovo, satu unit HP, satu unit printer, dan beberapa dokumen Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Penelitian Kinerja Guru (PKG). 

Modus yang digunukan adalahnya keduanya bekerja sebagai sindikasi di SMK di Kabupaten Gowa. 

Guru yang ingin mengajukan kenaikan pangkat mesti lewat sindikat tersebut agar dimudahkan jalannya. Sindikat ini pun mewajibkan pemohon mengetor uang jutaan rupiah. 

Kedua guru tersebut dilaporkan oleh WS (42) yang merupakan guru SMK di Gowa ingin mengurus kenaikan pangkat dari golongan IIIA ke IIIB. Salah satu syaratnya harus mempunyai kompetensi untuk menulis sendiri PTK dan PKG-nya. 

"Korban WS kemudian diarahkan oleh AJ untuk menggunakan jasanya dan rekannya (HSW) jika ingin lulus dalam kualifikasi pembuatan PTK dan PKG-nya. Korban kemudian dimintai uang senilai Rp 1 juta oleh AJ, dari kesepakatan jasa senilai Rp2 juta. Namun korban keberatan," kata Shinto, Rabu (15/5/2019). 

Korban kemudian melaporkan sindikasi pembuatan PTK dan PKG tersebut ke Dinas Pendidikan Sulsel. Praktek tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Gowa kemudian dilakukan OTT terhadap AJ dan HSW. (nls)