Perlukah Semua Rakyat Indonesia Disuntik Vaksin? Begini Jawaban Jubir Satgas

Rabu, 13 Januari 2021 – 04:03 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Ada tujuan khusus di balik program vaksinasi Covid-19, yang rencananya akan dilaksanakan pemerintah mulai Rabu 13 Januari 2021 hari ini.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Bakti Bawono Adisasmito berkata, vaksinasi ditujukan untuk membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok.

"Vaksinasi yang dilakukan di masa pandemi ini bertujuan untuk membentuk kekebalan kelompok, yang terbentuk berawal dari individu yang divaksin," kata Wiku di Jakarta, Selasa 12 Januari 2021.

Namun, perlukah semua rakyat Indonesia, tanpa terkecuali, diberi vaksin?

Menjawab pertanyaan itu, Wiku berkata pemerintah tak perlu melakukan vaksinasi kepada seluruh masyarakat untuk membentuk herd immunity. Bagi Wiku, prioritas utama vaksin adalah kelompok orang yang paling berisiko tertular virus mematikan asal Wuhan, Cina ini.

"Untuk membentuk kekebalan kelompok tidak harus memvaksinasi semua individu karena tidak semua individu bisa divaksinasi seperti mereka yang memiliki masalah kesehatan," ujar Wiku.

Sementara itu, efikasi vaksin Sinovac berdasarkan data uji klinis fase 3 di Bandung sebesar 65,3 persen. Banyak pihak yang meragukan herd immunity tercapai karena efikasi vaksin Sinovac di bawah 90 persen.

"Herd immunity akan tercapai jika penularannya menurun terus menerus sampai sangat minimal atau tidak ada sama sekali," kata dia.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pada Rabu hari ini tampaknya bakal menyita perhatian masyarakat. Pasalnya, Presiden Joko Widodo diperkirakan akan benar-benar menepati janjinya, untuk menjadi orang pertama yang menerima vaksin Sinovac.

Bahkan, pihak Istana mengonfirmasi, proses vaksinasi terhadap Jokowi akan disiarkan secara langsung, agar dapat disaksikan dengan jelas oleh seluruh masyarakat.