Korban Grab Toko Tembus 980 Orang, Kerugian Capai Rp 17 Miliar

Rabu, 13 Januari 2021 – 11:02 WIB

Grab Toko (Foto:Istimewa)

Grab Toko (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Tim Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri telah menangkap pemilik PT Grab Toko Indonesia, Yudha Manggala Putra. Kini Penyidik tengah melakukan pemeriksaan digital forensik terhadap barang bukti yang diamankan.

"Penyidik tengah melakukan pemeriksaan digital forensik terhadap barang bukti yang disita," ujar Kepala Bareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo, Selasa, 12 Januari 2021.

Yudha ditangkap pada Sabtu, 9 Januari 2021 di di Jalan Pattimura Kebayoran Baru.

“Kerugian mencapai Rp17 miliar dengan korban 980 orang,” ungkap Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Listyo Sigit Prabowo mengatakan Yudha ditangkap diduga melakukan pidana menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi eletronik, tindak pidana transfer dana atau pencucian uang.

“Penyidik membawa tersangka ke Bareskrim untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, menyiapkan administrasi penyidikan,” kata Listyo.

Dalam kegiatan penangkapan tersebut, Listyo mengatakan penyidik mengamankan sejumlah barang bukti yakni satu unit handphone (HP) OPPO model F11 Pro warna hitam, satu unit HP Samsung A21S warna biru metalik.

Kemudian satu unit HP Samsung Galaxy 10 warna hitam, satu unit HP Samsung Galaxy j7 Prime warna putih, satu unit MacBook Air Serial Number C02NGE4HG083, satu buah SIM card XL dengan nomor 081807936780.

Selanjutnya, satu buah SIM card Indosat dengan nomor 085714644363; lima buah akses cohive kantor Grab Toko Lantai 12 A Plaza 89 Kuningan; satu buah KTP atas nama Yudha Manggala Putra; dan satu buah token BNI.

Kini barang-barang tersebut sedang dilakukan pemeriksaan digital forensik.

Atas perbuatannya, kata dia, Yudha dijerat Pasal 45 A ayat (1) Jo Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).