Ikuti Jejak Mensos Juliari Ya? Askari Gunakan Dana Bansos Covid-19 untuk Foya-foya dan Judi

Rabu, 13 Januari 2021 – 13:34 WIB

Ilustrasi Dana Bansoso (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Dana Bansoso (Foto:Istimewa)

SUMSEL, REQNews - Seorang Kades bernama Askari diamankan pihak kepolisian, sang Kades dikabarkan telah menyalahgunakan uang bantuan covid-19 yang seharusnya diberikan pada masyarakat malah digunakan untuk kepentingan pribadi.

Kepala Desa di Sukowarno, Kecamatan Sukakarya Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan ini menyalahgunakan uang bantuan covid-19.

Askari dikabarkan telah menggunakan uang bantuan covid-19 untuk keperluan pribadi yakni untuk foya-foya, judi hingga menyewa wanita Pekerja Seks Komersial (PSK).

Kapolres Musirawas AKBP Efrannedy kini Askari sudah diamankan bersama barang bukti.

Berkas perkara dugaan korupsi dana BLT dana desa ini sudah dinyatakan lengkap (P21) dan segera dilimpahkan ke kejaksaan.

Berkas perkaranya sudah lengkap dan akan segera dilimpahkan ke kejaksaan beserta barang bukti, yaitu dokumen pengajuan pencairan BLT DD."

"Rekening koran desa, surat teguran dari BPD, kecamatan dan DPM Kabupaten Musi Rawas," jelas AKBP Efrannedy, saat rilis kasus, Selasa, 12 Januari 2021.

Askari sudah ditahan pihak berwajib sejak 12 September 2020 lalu. Oknum kepala desa itu, diduga terlibat tindak pidana korupsi dan penyelewengan dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) sebesar Rp187.200.000.

Dimana dana tersebut seharusnya, diberikan pada 156 Kepala Keluarga yang terdampak covi-19 di Desa Sukowarno Kecamatan Sukakarya.

Akibatnya kini tersangka terancam hukuman pidana dengan denda 1 Miliar.

"Tersangka melanggar, pasal 3 UU RI No 20 tahun 2001 perubahan atas pasal 31 tahun 1999 jonto pasal 8 UU tindak korupsi, dengan ancaman 20 tahun penjara, denda minimal Rp 50 juta dan maksimal Rp1 milyar," pungkas kapolres.