Pilih Jual Aset untuk Bayar Denda, Politikus PDIP Bersama Anak Cucu Tolak Divaksin

Kamis, 14 Januari 2021 – 12:32 WIB

Ribka Tjiptaning (Foto:Istimewa)

Ribka Tjiptaning (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Anggota Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning secara tegas menolak untuk disuntik vaksin. Meski kemarin Presiden Joko Widodo beserta sejumlah tokoh dan publik figur telah disuntik vaksin Sinovac.

Ribka mengatakan sikapnya tersebut karena dia merasa masih terdapat beberapa hal yang mengganjal hingga membuatnya tegas untuk bersikap demikian.

Penolakan Ribka tentu saja mengejutkan banyak pihak, apalagi dikemukakannya di hadapan anggota dewan.

"Persoalan vaksin, saya tidak mau divaksin," ujar Ribka, rabu, 13 Januari 2020.

Sesuai dengan Perda DKI yang berlaku, Ribka pun terancam harus membayar denda.

Ribka mengaku lebih memilih untuk membayarkan sejumlah denda sesuai dengan peraturan yang berlaku. Meski seluruh anak cucunya disebut mendapatkan prioritas, namun ia justru memilih berusaha sekuat tenaga untuk membayarkan total denda.

Dia menyebut bakal menjual sejumlah aset pribadinya untuk menebus denda lantaran menolak untuk divaksin.

"Misal hidup di DKI semua anak cucu saya dapat sanksi Rp5 juta, mending gue bayar. Saya jual mobil kek," ujarnya.

Alasan Ribka menolak divaksin di antaranya menurut dia Biofarma juga masih bilang belum uji klinis ketiga dan lain-lain.

Terkait penolakan vaksin, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19.

Salah satu pasal dalam Perda tersebut yakni mengenai saksi, yang tertuang dalam Pasal 30.

"Setiap orang yang dengan sengaja menolak untuk dilakukan pengobatan dan/atau vaksinasi Covid-19, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp5 juta," bunyi Pasal 30 Perda Nomor 2 Tahun 2020.