Jokowi Minta Kematian Laskar FPI Diusut

Kamis, 14 Januari 2021 – 23:32 WIB

Presiden Joko Widodo (Foto:Istimewa)

Presiden Joko Widodo (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar kematian Laskar FPI Diusut. Permintaan Presiden tersebut setelah menerima laporan Komnas HAM terkait kematian enam anggota Laskar FPI.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md, Presiden telah meminta agar laporan tersebut segera ditindaklanjuti.

"Isinya itu (Presiden) berharap dikawal agar seluruh rekomendasi yang dibuat oleh Komnas HAM itu ditindaklanjuti," kata Mahfud dalam konferensi pers di kantornya, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, kamis, 14 Januari 2021.

Mahfud juga mengungkapkan Presiden Jokowi meminta agar tidak boleh ada yang disembunyikan.

Selain itu, Mahfud juga menyoroti temuan Komnas HAM yang mengungkap adanya penggunaan senjata api oleh masyarakat sipil.

"Bahwa ada kelompok sipil yang membawa senjata api, senjata rakitan, dan senjata tajam yang dilarang undang-undang. Itu sudah ada gambarnya semua," ujarnya.

Mahfud juga mengungkapkan bahwa dalam laporan Komnas HAM itu disebutkan peristiwa ini terjadi lantaran laskar FPI memancing polisi. Dia juga menyebut terdapat komando agar mobil polisi ditabrak.

"Bahkan kalau laporan Komnas HAM, seumpama aparat tidak dipancing, tidak akan terjadi. Karena Habib Rizieq-nya jauh. Tapi ada komando, tunggu aja di situ, bawa putar putar, pepet, tabrak, dan sebagainya. Komando, suara rekamannya. Nanti kita ungkap di pengadilan, kita tidak akan menutup-nutupi," ungkap Mahfud.