Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

Perampokan 500 Juta Terjadi di Wates, Begini Modus Perampokannya

Jumat, 17 Mei 2019 – 16:30 WIB

Foto : ilustrasi

Foto : ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Menjelang lebaran tingkat kejahatan terus meningkat. Berbagai modus kejahatan semakin beragam seperti  yang terjadi di Kulonprogo , Daerah Istimewa Yogyakarta. Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Kulon Progo berhasil menangkap pelaku perampokan di Kota Wates, Kulon Progo.

Dalam melancarkan aksi-nya, pelaku asal Palembang, sumatera selatan, melakukannya secara berkomplotan. Dari lima pelaku kejahatan, baru tiga orang yang berhasil ditangkap sedangkan dua lainnya masih dalam pengejaran polisi. Pelaku diamankan di sebuah wisma di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah Kamis (16/5/2019).

"Kami mengamankan ketiga orang ini dalam sebuah wisma di wilayah Pemalang," Ujar Kapolres Kulon Progo AKBP Anggara Nasution, Kamis (16/5/2019).

Mereka adalah Harsono (43), Beniyadi, (41), dan Feri Irawan (29). Sedangkan dua orang lainnya yang masih buron berinisial T (45) dan W (42).

Modus yang dilakukan oleh pelaku adalah dengan menyatakan ban mobil korban kempes. Korban bernama Kasman warga asal Dusun Suruhan, Desa Karangsari, Kecamatan Pengasih, mengalami kerugian sebesar Rp 505 juta. Korban awalnya pergi ke Bank BCA untuk
mengambil uang. Setelah selesai, di tengah perjalanan korban berhenti karena pelaku mengatakan ban mobilnya kempes. Saat korban berhenti itulah pelaku melancarkan aksinya. Akibat perampokan tersebut uang Rp 505 juta yang baru di ambil Kasman di bank raib seketika.

Seusai merampok, para pelaku kembali ke daerah asal mereka di Palembang. Mereka membagi uang hasil kejahatan untuk lima orang. 

“Harsono dan Beniyadi mendapat Rp 65 juta. Feri mendapat Rp. 30 juta dan dua tersangka lainnya berinisial T dan W yang masih buron masing-masing mendapat Rp. 65 juta dan Rp. 75 juta. Selebihnya uang sisa dibelikan mobil Honda BRV warna putih,” ungkap Anggara.

Menurut Anggara, para pelaku akan kembali melancarkan aksinya di Semarang sebelum lebaran. Namun belum sempat melakukan aksinya mereka sudah ditangkap polisi di wisma di Pemalang.(*/thk)