Raffi-Ahok Ikutan Pesta Tanpa Prokes, DPR: Figur Publik Harus Jadi Contoh

Sabtu, 16 Januari 2021 – 01:35 WIB

Raffi Ahmad dan sejumlah selebritis lainnya menghadiri pesta tanpa menerapkan protokol kesehatan COVID-19 (Foto: Instagram)

Raffi Ahmad dan sejumlah selebritis lainnya menghadiri pesta tanpa menerapkan protokol kesehatan COVID-19 (Foto: Instagram)

JAKARTA, REQnews - Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menyayangkan beredarnya kabar artis yang juga seorang influencer, Raffi Ahmad melanggar protokol kesehatan seusai menerima vaksin COVID-19 di Istana Kepresidenan, Rabu 13 Januari 2021.

Azis pun mengingatkan, khususnya untuk figur publik harus menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan. "Baik figur publik maupun masyarakat secara luas patut menjadi contoh yang baik dalam penerapan protokol kesehatan. Terlebih sesudah mendapatkan kesempatan didahulukan dalam proses vaksinasi ini, protokol kesehatan tetap wajib di jalankan," ujar Azis, Jumat 15 Januari 2021.

Pesta yang diselenggarakan oleh Bos KFC itu, dihadiri oleh Raffi Ahmad serta sejumlah selebritis lainnya. Bahkan Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok turut hadir.

Politikus partai Golkar itu khawatir, nantinya masyarakat akan menganggap bahwa protokol kesehatan bisa diabaikan ketika sudah mendapatkan vaksin. Untuk itu, ia pun mengingatkan para pejabat dan tokoh yang sudah disuntik vaksin COVID-19 untuk membantu dalam menyukseskan program vaksinasi tersebut.

"Saya ingatkan, bahwa yang berhasil di vaksinasi tahap awal mendapatkan kesempatan mulia atas hak jutaan masyarakat. Tolong jaga amanah tersebut dalam mensukseskan program vaksinasi COVID-19 nasional ini sesuai dengan cara yang tepat, protokol kesehatan merupakan salah satu unsur terpenting," katanya.

Azis berharap, peristiwa serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang. DPR, kata dia, mengharapkan para teladan, tokoh agama, serta kaum intelektual dalam masyarakat dapat konstruktif dan positif dalam menyosialisasikan program vaksinasi nasional sesuai fakta dan mekanisme yang ada. "Peredaran hoaks maupun pemikiran konspirasi yang tidak mendasar harus ditolak," katanya.

Sementara, pihak Istana Kepresidenan mengatakan telah menegur Raffi atas tindakannya itu. Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan, pihaknya telah meminta Raffi untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan virus. "Sudah dinasihati, diingatkan kembali oleh tim komunikasi COVID-19 agar menaati protokol kesehatan," ujar Heru, Kamis 14 Januari 2021.

Kemudian, Raffi Ahmad juga telah menyampaikan permohonan maaf atas tindakannya yang melanggar protokol kesehatan. Permintaan maaf itu, ditujukan kepada Presiden Jokowi, Sekretariat Presiden, Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) dan masyarakat Indonesia.

Raffi pun berjanji akan lebih menaati protokol kesehatan, terutama menjalankan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan). "Saya juga berharap teman-teman dan seluruh masyarakat Indonesia agar terus menjalankan protokol kesehatan, meskipun vaksinasi sedang berjalan. Vaksin dan protokol kesehatan adalah satu kesatuan," katanya.