Mantan Kepala Intel Sebut Sebentar Lagi Penyandang Dana FPI Ketahuan

Senin, 18 Januari 2021 – 19:34 WIB

Ilustrasi Sosok yang Belum Terungkap Indentitasnya (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Sosok yang Belum Terungkap Indentitasnya (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) hingga saat ini tengah melakukan financial tracking terhadap rekening Front Pembela Islam (FPI). bahkan puluhan rekening terkait FBI telah dibekukan.

Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI Laksamana Muda (Purn) Soleman B Ponto mengatakan dengan tracking transaksi ini, tak lama lagi publik akan mengetahui siapa saja penyandang dana FPI.

Soleman mengatakan kegiatan ini maka bakal makin jelas seputar aliran dana, termasuk penyandang yang berkirim uang ke rekening FPI. Tak lama lagi, kata Soleman, semuanya akan terbongkar secara terang benderang.

“Berarti akan diketahui aliran dana dari pihak mana-mana saja yang terkait dengan FPI ini atau terafiliasi. Siapa yang ikut membiayai. Sudah pasti, dari mana asalnya, tidak ada yang gelap itu. Dari mana-mana itu akan terang dan jelas,” kata Soleman.

“Jadi baik (pendanaan melalui) cash ataupun lewat elektronik dalam jumlah besar, pasti ketahuan,” ucap Soleman dalam diskusi virtual Crosscheck, yang disiarkan pada Minggu 17 Januari 2021.

Lebih jauh Soleman menjelaskan, bahwa PPATK punya kewenangan untuk itu. Di mana hal tersebut telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (UU TPPU) dan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme.

“Siapa saja yang pernah mengirimkan (dana ke FPI), pasti ketahuan, tidak mungkin tidak ketahuan,” katanya lagi.

Gerak PPATK untuk melacak financial tracing tentu tak terbatas, seperti halnya yang dilakukan para intelijen. Sebab intel, kata dia, harus menjadi maling terlebih dahulu untuk mencuri data dan diolah menjadi informasi.

Berbeda dengan PPATK yang secara legal dilindungi oleh undang-undang. Kendati begitu, intel disebutkannya kerap nakal untuk tetap berusaha menghimpun info-info seperti di atas.

“Itu ada kalanya (intel) curi-curi. Kalau ketahuan ya salah kita. Tapi kita ada cara sendiri untuk mendapatkan itu,” katanya lagi.

Lantas, bagaimana dengan penyandang yang memberikan dana kepada FPI secara tunai, apakah bisa terlacak?

Terkait hal ini, Soleman menegaskan itu tetap bisa terlacak. Intelijen sendiri sudah piawai untuk mengungkapkannya dengan sejumlah metode yang dimiliki.