Banjir di Kalsel Jokowi Salahkan Hujan, Walhi Auto Darah Tinggi

Selasa, 19 Januari 2021 – 04:04 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel)

KALSEL, REQnews - Dalam kunjungannya ke Kalimantan Selatan (Kalsel), Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan curah hujan yang tinggi menjadi penyebab terjadinya banjir daerah tersebut.

Menurutnya, hujan selama hampir 10 hari berturut-turut menyebabkan daya tampung Sungai Barito yang biasanya menampung 230 juta meter kubik tidak lagi mampu menampung debit air yang mencapai sebesar 2,1 miliar kubik air.

Menanggapi hal itu, Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Selatan Kisworo Dwi Cahyono meminta Jokowi tidak menyalahkan curah hujan sebagai penyebab banjir Kalsel.

"Kalau hanya menyalahkan hujan mending enggak usah ke sini," katanya, Senin, 18 Januari 2021. Menurut Kisworo, kedatangan Jokowi ke lokasi banjir Kalsel seharusnya menjadi momen untuk berani memanggil pemilik perusahaan tambang, sawit, hutan tanaman industri (HTI), dan hak pengusahaan hutan (HPH).

Kemudian, sambungnya, melakukan terbuka di hadapan rakyat dan organisasi masyarakat sipil. Dalam kunjungannya itu, Jokowi menyatakan bahwa bencana alam berupa banjir di Kalsel adalah yang terbesar selama 50 tahun terakhir.

Dalam kunjungannya, Jokowi meninjau langsung tiga hal utama ihwal bencana banjir Kalsel yakni kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan, proses evakuasi masyarakat terdampak, dan memastikan distribusi bantuan logistik berjalan lancar.