Begini Gambaran Awal Tragedi Sriwijaya Air, Berdasarkan Data FDR Black Box

Rabu, 20 Januari 2021 – 07:00 WIB

Sriwijaya Air (ilustrasi)

Sriwijaya Air (ilustrasi)

JAKARTA, REQnews - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan, sudah mendapat gambaran awal tragedi jatuhnya Sriwjaya Air SJ182 di perairan Kepulauan Seribu, 9 Desember 2021 lalu.

Gambaran awal peristiwa yang menewaskan 62 orang ini, didapatkan dari hasil pembacaan Flight Data Recorder (FDR), yang merupakan salah satu bagian dari black box atau kotak hitam.

"Dari data FDR ini KNKT sudah tahu gambaran awal peristiwanya seperti apa," ujar Ketua Subkomite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Capt Nurcahyo, seperti dikutip dari Detikcom, Selasa 19 Januari 2021.

Namun, untuk alasan tertentu, Nurcahyo mengatakan pihaknya belum bisa membocorkan gambaran apa yang dimaksud. Apalagi, saat ini KNKT membutuhkan data dari Cockpit Voice Recorder (CVR), yang juga merupakan bagian dari kotak hitam Sriwijaya Air SJ182.

"Sementara kami belum bisa publikasikan. Untuk lebih jelas peristiwanya kami masih butuh data dari CVR," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menyebut, pihaknya sudah selesai melakukan pengunduhan terhadap data FDR black box SJ182, dan tengah dilakukan analisis lebih lanjut.

Sementara tim SAR Gabungan baru menemukan bagian dari casing atau penutup CVR black box SJ182. Untuk bagian memorinya, masih dilakukan pencarian lebih lanjut.

Bila kedua bagian tersebut, baik FDR maupun CVR sudah ditemukan, dan datanya telah diunduh, maka penyebab jatuhnya Sriwijaya Air SJ182 akan terungkap.