Profil AKBP Ahrie Sonta, Perwira yang Berani Nyelip di Kumpulan Jenderal Polri

Kamis, 21 Januari 2021 – 11:35 WIB

Sosok AKBP Ahrie Sonta (Foto: Ilustrasi)

Sosok AKBP Ahrie Sonta (Foto: Ilustrasi)

JAKARTA, REQnews- Usai ditunjuk Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo menjalani fit and proper test calon Kapolri di Komisi III DPR RI. Sigit memboyong para jenderal senior ikut mendampingi dirinya, termasuk ada Ajun Komisaris Besar Polisi Ahrie Sonta.

Sigit menjelaskan sengaja mengajak senior hingga juniornya menghadap anggota dewan untuk menjanjikan jika polisi solid.

“Yang hadir mendampingi kami, urutannya adalah senior mulai dari angkatan 87, 88, 89, 90. Kami sendiri 91, beserta leting, dan adik-adik kami. Jadi, saat ini Polri solid,” kata Listyo, Rabu 20 Januari 2021.

Lantas, siapa sosok Ahrie yang begitu dihormati Calon Kapolri Sigit?

Ahrie sendiri merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 2002. Dia menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok baru hitungan bulan.

Sosoknya makin tenar setelah ikut proses evakuasi pesawat Sriwijaya Air di terminal JICT 2. Ahrie kerap mondar-mandir dalam pencarian bangkai pesawat, black box hingga korban.

Tak hanya itu, saat masih berpangkat Komisaris Polisi, Ahrie menjadi polisi pertama yang menyandang gelar doktor di bidang ilmu kepolisian.

Berpangkat dari ilmu tersebut, Ahrie juga mahir membangun formula reformasi budaya (kultural) dalam organisasi kepolisian. Khususnya di kepolisian tingkat resor sebagai basic police unit yang berhadapan langsung dengan pelayanan masyarakat.

Ahrie mengatakan, bagi Polri, perubahan budaya merupakan suatu keniscayaan, yakni sebagai bagian dari reformasi kepolisian pasca pemisahan dengan militer (ABRI pada masa Orde Baru) sebagaimana tertuang dalam Inpres Nomor 2 Tahun 1999.

“Reformasi Kepolisian itu sendiri secara lengkapnya mencakup reformasi struktural, instrumental, dan kultural. Sejauh ini, reformasi struktural dan instrumental dinilai telah berhasil,” ujar Ahrie ketika itu.