Pantas Raja Marah! Adik Sri Sultan HB X Makan Gaji Buta Selama 5 Tahun

Kamis, 21 Januari 2021 – 15:02 WIB

GKR Condrokirono X (Foto:Istimewa)

GKR Condrokirono X (Foto:Istimewa)

YOGYAKARTA, REQNews - Pihak Keraton Yogyakarta yakni Putri kedua Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) X, GKR Condrokirono akhirnya mengungkap latar belakang penggantian jabatan GBPH Prabukusumo dan GBPH Yudhaningrat di Keraton Yogyakarta.

Menurut GKR Condrokirono, keputusan itu didasari ketidakaktifan keduanya sejak tahun 2015.

"Beliau sendiri sudah mengatakan sejak tahun 2015 tidak mau lagi bertugas di Keraton. Dari tahun 2015 sampai sekarang itu bukan jangka waktu yang sebentar, sedangkan aktivitas keraton banyak dan harus tetap berjalan dengan baik," kata Gusti Condro, Rabu, 20 Januari 2021 malam.

Sebelumnya, GBPH Prabukusumo atau Gusti Prabu memang sempat menyatakan jika dirinya tak lagi aktif di Keraton Yogyakarta, tepatnya sejak Sultan HB X mengeluarkan Sabdatama dan Sabdaraja tahun 2015 silam. Ia dan adik-adiknya yang lain mundur melayani Sultan lantaran menilai isi Sabdatama dan Sabdaraja ini bertentangan dengan Paugeran Keraton Yogyakarta.

Kemudian, melalui surat Dhawuh Dalem: 01/DD/HB 10/Bakdamulud XII/Jumakir 1954/2020 yang ditandatangani Raja Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Hamengku Bawono KA 10, diumumkan adanya pergantian jabatan yang sebelumnya diisi GBPH Yudhaningrat dan GBPH Prabukusumo.

Bab pertama surat tersebut menuliskan pergantian pimpinan Keraton Yogyakarta di Parwabudaya Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat yang sebelumnya dipimpin oleh adik Sri Sultan HB X yaitu GBPH Yudhaningrat. Dengan surat ini, jabatan itu kemudian dipegang oleh putri sulung Sultan, yakni GKR Mangkubumi.

Pada bab kedua mencantumkan pergantian pimpinan Keraton Yogyakarta di bidang Nityabudaya Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, di mana sebelumnya jabatan ini dipegang oleh adik Sultan HB X lainnya, yaitu GBPH Prabukusumo. Jabatan itu kini diisi oleh putri Sultan HB X yaitu GKR Bendara seiring terbitnya surat ini.