Gelar Pesta Dihadiri Raffi-Ahok, Luas Rumah Ricardo Gelael Bikin Geleng Kepala

Kamis, 21 Januari 2021 – 18:32 WIB

Raffi Ahmad dan sejumlah selebriti lainnya menghadiri pesta tanpa prokes (Foto: Instagram)

Raffi Ahmad dan sejumlah selebriti lainnya menghadiri pesta tanpa prokes (Foto: Instagram)

JAKARTA, REQnews - Hasil gelar perkara terkait dengan kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan COVID-19, yang menyeret nama Raffi Ahmad sudah dilaksanakan. Gelar perkara tersebut berada di rumah Ricardo Gelael (RG) yang luasnya 4000 m persegi, pada Rabu 13 Januari 2021.

Kadiv Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menyebut, bahwa memang ada acara di rumah tersebut. "Acara yang spontanitas dilakukan oleh si pemilik rumah dalam hal ini adalah saudara GR (Galael) di daerah mampang, dikediaman sendiri," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Kamis 21 Januari 2021.

Yusri mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan pengecekan langsung. Menurutnya memang kediaman itu memiliki luas sekitat 4000 m persegi, dan acara tersebut dihadiri oleh 18 orang. "Dari keterangan saksi yang ada, yang datang tanpa undangan mereka, mereka spontanitas tanpa undangan untuk menghadiri datang ke kediaman saudara GR," ujarnya.

Ia pun menjelaskan, bahwa tamu yang datang sudah sesuai dengan protokol kesehatan. "Semua bukti-buktinya ada, dari keterangan-keterangan saksi sudah ada semua. Dilakukan tes suhu, juga dilakukan swab antigen, dari ke 18 orang itu semuanya negatif COVID," kata dia.

Acara itu, kata Yusri, memang di lakukan di suatu hall basket, yang luasnya sekitar 30x20. Sebenarnya, tuan rumah setiap tahun melaksanakan acara kegiatan ultah yang bisa menampung 200-300 orang. "Tapi, karena situasi pandemi COVID-19, tidak dilakukan acara tersebut. Ada teman-teman dekatnya memang spontanitas datang tanpa diundang berjumlah 18," lanjutnya.

Sehingga, kata dia, alasan yuridis pada Pasal 93 Jo Pasal 9 UU Nomor 6 th 2018 tentang kekarantinaan kesehatan ini berdasarkan hasil gelar perkara itu tidak terpenuhi. Termasuk Peraturan Daerah aturan Kemenkes.

"Karena sifatnya privacy, tapi dihadiri 18 orang tapi sudah dilakukan dengan prokes. Baik itu tes suhu, Swab antigen juga tidak ada undangan, ini teman-teman datang spontanitas tanpa diundang ke kediaman saudara GR," katanya.

Jadi, ancaman pasal tidak terpenuhi, karena tidak cukup 2 alat bukti sesuai pasal 184 KUHP sehingga dilakukan penghentian penyelidikan.