Era Jenderal Listyo Polantas Haram Nilang, Ini Tanggapan Kombes Sambodo

Kamis, 21 Januari 2021 – 15:40 WIB

 Listyo Sigit Purnomo (Foto: Istimewa)

Listyo Sigit Purnomo (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews- Calon kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo dikabarkan 'mengharamkan' penilangan yang dilakukan polisi lalu lintas (Polantas).  Eits tapi jangan senang dulu gaes.

Sebagai gantinya penegakan hukum penilangan akan dioptimalkan dengam berbasis elektronik. Seperti tilang Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE)  ini akan dimaksimalkan.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyambut baik wacana ini, Ia menilai ETLE adalah langkah yang tepat untuk  diterapkan di masa Pandemi Covid-19

"Iya saat ini kan intinya kami siap mendukung kebijakan bapak Kapolri. Terutama untuk moderenisasi Polantas, kami menyambut gembira terhadap kebijakan bahwa ETLE menjadi salah satu prioritas kepolisian untuk  meminimalkan kontak antara petugas dengan pengendara.” Kata Sambodo kepada wartawan, Kamis 21 Januari 2021.

Ia juga mengatakan selama penerapan ETLE yang telah ditempatkan sejumlah titik di Jakarta, ini cukup efektif menumbuhkan sikap disiplin masyarakat saat berkendara.

Melihat keefektifan ETLE, Sambodo pun tak menutup kemungkinan apabila penggunaan tilang elektronik ini bisa menggantikan fungsi tilang secara langsung.

"ETLE lebih efektif disaat pandemi Covid-19 seperti ini mengurangi interaksi antara anggota dan masyarakat yang ditilang sehingga dengan demikian mengurangi potensi penularan," terangnya.

Seperti apa rencana pemaksimalan ETLE tersebut?

Calon kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan, guna mengantisipasi penyimpangan- penyimpangan yang dilakukan anggota saat proses penilangan secara langsung dan mencegah interaksi penularan Covid-19, bertahap Kepolisian RI akan mengedepankan mekanisme penegakan hukum berbasis elektronik di bidang lalu lintas (ETLE).

"Mekanisme ETLE itu untuk mengurangi interaksi dalam proses penilangan, menghindari terjadinya penyimpangan saat anggota melaksanakan penilangan," kata Sigit saat Fit and Proper Test di hadapan komisi III DPR RI, Rabu 20 Januari 2021.

Nantinya, lanjut Sigit, Polantas yang bertugas di lapangan hanya perlu mengatur lalu lintas saja tanpa melakukan penilangan jika ada pengendara yang melanggar aturan. Sebab, para pelanggar tersebut sudah otomatis tertilang dengan ETLE. Dia pun berharap, hal itu bisa mengubah ikon atau wajah Polri menjadi lebih baik lagi khususnya bagian lalu lintas.

Tak hanya itu, Sigit juga berupaya mewujudkan SDM Polri yang unggul di era Police 4.0 ini, dengan meningkatkan kesejahteraan pegawai Polri dengan meningkatkan kuantitas serta kualitas SDM Polri, dan pengelolaan SDM yang humanis.