Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

BNN: Harus Ada Pembenahan Sistem Pengelolaan Lapas

Sabtu, 18 Mei 2019 – 20:00 WIB

(foto:istimewa)

(foto:istimewa)

JAKARTA, REQNews - Badan Narkotika Nasional (BNN) menilai harus ada pembenahan sistem dalam pengelolaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) menyusul kericuhan yang terjadi di Lapas Narkotika Langkat, Sumatra Utara.

"Kasus pembakaran yang terjadi di Lapas Langkat, menjadi perhatian kita. Harus ada pembenahan sistem, karena kasus kerusuhan hingga menyebabkan pembakaran di lapas bukan yang pertama kali terjadi dan di Langkat ini kejadian bukan pertama kali," kata Kepala BNN, Komjen Pol Heru Winarko di Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Pembenahan juga dibutuhkan, kata Heru, karena selama ini, fenomena yang terjadi di dalam lapas yang terpantau pihaknya melalui deputi pemberantasan, bukan hanya warga binaan yang semakin liar, namun juga banyak yang masih bebas melakukan pengendalian narkotika.

"Justru dari beberapa pengungkapan yang kami lakukan, semua bermuara ke lapas. Yang terbaru kemarin, 200 kilogram sabu dikendalikan dari Lapas Cirebon," ucapnya.

Terkait temuannya, Heru menyebut pihaknya sudah melaporkan masalah itu ke Dirjen Pemasyarakatan (dirjen PAS) sejak setahun belakangan. Namun, perbaikan sistem tak juga kunjung dilakukan sehingga terus menimbulkan kejadian.

BNN bicarakan formula untuk menanggulanginya sudah setahun berjalan, harapannya perbaikan sistem untuk memutuskan mata rantai jaringan mereka. Namun napi yang jadi pemain utama masih juga belum dipindahkan ke Lapas Nusakambangan yang memiliki penjagaan tinggi. Akibatnya ya seperti ini, napi masih bebas menjadi pengatur dan di sisi lain muncul kerusuhan,.

BNN juga sudah meminta kepada Dirjen PAS untuk menindak tegas jika ada dugaan keterlibatan sipir, jangan hanya sanksi disiplin saja. Apalagi selama ini juga sudah diproses beberapa kalapas terkait pencucian uang.(nls)