Jenderal Bintang Satu Ini Bongkar Fakta Kelakuan Rizieq Shihab Selama di Penjara, Ngeri Nih

Selasa, 26 Januari 2021 – 08:30 WIB

Habib Rizieq Shihab (Foto:Istimewa)

Habib Rizieq Shihab (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Sebuah fakta soal Habib M Rizieq Shihab (MRS) yang belum diketahui masyarakat diungkap Brigjen Pol Rusdi Hartono.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri itu menyebut MRS di Rutan Bareskrim Polri dalam kondisi sehat walafiat. 

 "Sekarang masih ada di Bareskrim. Masalah kesehatan (Rizieq) sekarang kondisinya baik ya," kata Rusdi di Kantor Divisi Humas Polri, Jakarta, Senin 25 Januari 2021.

Pernyataan jenderal bintang satu ini sekaligus membantah isu yang menyebut bahwa Habib Rizieq sedang sakit. Bahkan dirinya secara tegas menyatakan bahwa kabar Rizieq sakit merupakan sebuah kebohongan.

"Kalau ada isu sakit keras, itu bohong. Kondisi MRS sekarang sehat walafiat dan senantiasa mendapat pelayanan yang terbaik, khususnya terkait kesehatan dari Bareskrim Polri," ujar Rusdi.

Diketahui, Habib Rizieq pada Kamis 14 Januari 2020 dipindahkan dari Rutan Polda Metro Jaya ke Rutan Bareskrim. Penindakan itu dilakukan lantaran jumlah penghuni di Rutan Polda Metro sudah melebihi kapasitas.

Selain itu, pemindahan tersebut juga untuk memudahkan penyidik meminta keterangan Rizieq terkait sejumlah kasus yang menjeratnya. 

Rizieq ditetapkan sebagai tersangka dalam tiga kasus pelanggaran protokol kesehatan yakni kasus di Petamburan, kasus Megamendung dan kasus RS UMMI, Bogor. 

Sementara, dua berkas perkara yakni kasus kerumunan massa di Petamburan, Jakarta Pusat dan kasus kerumunan massa di Megamendung, Bogor, Jawa Barat telah diserahkan tahap I ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung pada Kamis 14 Januari 2020.

Sedangkan berkas perkara kasus dugaan menghalangi penanganan wabah penyakit menular di Rumah Sakit (RS) UMMI, Bogor, Jawa Barat diserahkan ke Kejaksaan Agung atau penyerahan tahap I pada Rabu 20 Januari 2021. Saat ini, penyidik Bareskrim menunggu jawaban dari jaksa peneliti terkait lengkap tidaknya berkas perkara tersebut.