20 Ribu Warteg Tutup, Rocky Gerung ke Risma: Kebanyakan Drama Cari Pemulung

Selasa, 26 Januari 2021 – 13:32 WIB

Rocky Gerung (Foto:Istimewa)

Rocky Gerung (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Pengamat Politik Rocky Gerung ikut menyoroti terkait 20 ribu warung Tegal alias warteg di Jabodetabek terancam gulung tikar. Hal ini disebabkan karena banyak di antara pengusaha warteg yang tidak mampu untuk membayar atau memperpanjang sewa tempat akibat pandemi.

Dengan kenyataan ini Rocky Gerung heran, kok ada klaim belakangan dari pemerintah yang menyebut ekonomi sedang bertumbuh di 2021. Padahal, faktanya ada 20 ribu warteg yang terancam hidupnya.

“Jadi itu pertanda bahwa ekonomi kita sedang terpuruk,” kata Rocky di saluran Youtube-nya, dikutip Selasa, 26 Januari 2021.

Rocky mengatakan kata lain tutupnya warung Tegal membatalkan asumsi pemerintah bahwa ekonomi sedang bertumbuh

Dirinya lantas menyindir Menteri Sosial Tri Rismaharini (Risma) yang belakangan justru aktif dengan pemulung. Padahal, kata Rocky, para pemilik warteg lah yang seharusnya didatangi Risma, bukan cuma pemulung saja.

“Ini yang mestinya disurvei dan didatangi Ibu Mensos, karena ini juga bantalan sosial kan. Jadi jangan cari pemulung, carilah pemilik warung wawancaralah dengan dia,” ujar Rocky Gerung.

Rocky lantas mengatakan, adanya fakta 20 ribu warteg yang tutup sebagai bukti jika perekonomian RI terus carut marut. Sebab warteg merupakan simbol ekonomi rakyat kecil.

Itu artinya makin banyak orang yang sekadar makan di warteg saja mengurangi daya belinya.

Menurutnya, Mensos Risma lupa bahwa warteg adalah salah satu ekonomi rakyat kecil yang harus diperhatikan, karena terlalu banyak drama di Jakarta.

“Karena kebanyakan drama, Bu Mensos lupa bahwa bagian yang paling disebut ekonomi subsisten itu adalah warung Tegal. Bahkan pemulung bisa ngutang, kan itu yang enggak diketahui oleh Mensos,” kata Rocky Gerung.

Rocky Gerung lantas menyindir Mensos Risma yang kerap mengantarkan para pemulung untuk bekerja di BUMN, dengan menyarankannya membuat BUMN yang mengurusi warteg.

“Ya mungkin akan dibikin BUMN baru, Badan Usaha Milik Warteg DKI. Sekaligus diangkat Komisaris dari PDIP, karena pengguna warteg adalah wong cilik. Jadi akan ada BUMN yang mengurus warteg,” kata Rocky Gerung.