Tajir Melintir, Bupati Terpilih di NTT yang Juga WN AS Punya Tanah di California

Jumat, 05 Februari 2021 – 00:04 WIB

Orient Patriot Riwu Kore, Bupati terpilih Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang ternyata WNA AS

Orient Patriot Riwu Kore, Bupati terpilih Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang ternyata WNA AS

JAKARTA, REQnews - Dilihat dari e-LHKPN KPK, Kamis, 4 Februari 2021, Orient Patriot Riwu Kore Bupati terpilih Sabu Raijua, yang juga tercatat sebagai warga negara Amerika Serikat (AS) memiliki harta total Rp 33 miliar.

Jumlah tersebut terdiri dari tujuh unit tanah dan bangunan senilai Rp 36 miliar. Tak hanya itu, dia juga memiliki tiga bidang tanah dan bangunan di AS. Orient memiliki tanah dan bangunan seluas 20 ribu meter persegi/120 meter persegi di 215 W Woodland Drive Montgomery Alabama, AS. Aset ini bernilai Rp 7,5 miliar.

Kedua, dia memiliki tanah dan bangunan seluas 9 ribu meter persegi/400 meter persegi di Silk Vine Drive Winchester California. Aset ini bernilai Rp 11 miliar. Selanjutnya, dia juga punya tanah dan bangunan seluas 20 ribu meter persegi/400 meter persegi di Bancroft DR La Mesa California senilai Rp 12 miliar. Ketiga aset di AS itu merupakan hasil sendiri.

Selain itu, dia punya empat bidang tanah di Kupang, yang merupakan warisan. Orient juga memiliki empat unit mobil senilai Rp 652 juta. Dia tercatat memiliki harta bergerak lain senilai Rp 76 juta, surat berharga senilai Rp 1,6 miliar, serta kas dan setara kas Rp 199 juta. Dia juga punya utang Rp 5,5 miliar.

Polemik kewarganegaraan Orient mencuat setelah Bawaslu Sabu Raijua menerima surat dari Kedutaan Besar Amerika Serikat. Bawaslu sebenarnya sudah lama menyurati Kedubes, namun baru menerima balasannya baru-baru ini.

Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar, menunjukkan surat yang berisi keterangan dari pihak konsuler Amerika Serikat. Surat itu menyatakan bahwa Orient P Riwu Kore merupakan warga negara Amerika Serikat. Surat itu ditujukan kepada Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ikut bergerak menelusuri hal ini. Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh sudah menghubungi langsung Orient P Riwu Kore dan fakta baru terbongkar.

"Saya berhasil menelepon Pak Orient Riwu Kore hari ini tanggal 3 Februari 2020, diperoleh informasi bahwa benar yang bersangkutan pernah memiliki paspor Negara Amerika Serikat (AS) tanpa melepaskan status kewarganegaraan Indonesia dan yang bersangkutan memiliki paspor Indonesia diterbitkan tanggal 1 April 2019," kata Zudan dalam keterangan tertulis, Rabu, 3 Februari 2021.