IFBC Banner

Seorang Pelaku Curanmor Tewas, Setelah Baku Tembak dengan Resmob Polda Banten

Minggu, 07 Februari 2021 – 03:03 WIB

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

BANTEN, REQnews - Dikepung polisi, seorang tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) FS (45), nekat naik ke plafon hingga atap rumah di Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu 6 Februari 2021.

IFBC Banner


Tak hanya itu, dari atas rumah ia melontarkan peluru kepada petugas kepolisian dengan senjata api rakitan. Karena itu, petugas pun tak tinggal diam. Akhirnya, ia terluka ditembus timah panas tim Reserse Mobile (Resmob) Polda Banten.

Kemudian, FS dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, saat dalam perjalanan ia menghembuskan napas terakhirnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Banten, Kombes Pol Martri Sonny mengatakan bahwa saat akan ditangkap, pelaku telah mengetahui kedatangan petugas. Sehingga ia berniat untuk melarikan diri melalui atap rumah.

"Petugas yang sudah mengepung, mengetahui dan berusaha mengingatkan dengan tembakan peringatan, agar pelaku menyerahkan diri," ujar Martri Sonny, Sabtu 6 Februari 2021.

Karena tindakan pelaku tersebut sudah membahayakan, pihaknya pun membalas tembakan. "Terpaksa melakukan tindakan tegas, karena pelaku sudah membahayakan keselamatan petugas, dengan menembaki petugas dengan senjata api rakitan," katanya.

Berdasarkan informasi dari beberapa sumber, FS merupakan yang warga Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, merupakan seorang residivis.

Penangkapan tersebut merupakan pengembangan dari tiga pelaku lainnya yang sudah ditangkap terlebih dahulu pada Jumat, 05 Februari 2021. Pelaku lainnya yaitu NN alias Om (38) warga Jayanti, Kabupaten Tangerang. Kemudian RZ (33) warga Lampung Tengah dan SL (30) warga Tasikmalaya.

Ketiganya bertugas memberikan informasi, bahwa otak curanmor spesialis mobil merupakan FS. Berbekal informasi dan alamat yang diberikan ketiganya, Direskrimum Polda Banten menangkap FS.

"Ketiganya ditangkap tim Resmob di kontrakan di Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, satu jam sebelumnya," kata Martri. Pihak polisi pun mengamankan sejumlah barang bukti. Yaitu 2 sepeda motor, 2 mobil, 7 handphone, senjata api rakitan, pisau, obeng, kunci leter T hingga kampak.