Anak Kades yang Tewas Terbunuh di Karung Goni, Ternyata Dibunuh Gegara Pilkades

Kamis, 11 Februari 2021 – 15:32 WIB

Mayat bocah 7 tahun di dalam karung goni (Foto:Istimewa)

Mayat bocah 7 tahun di dalam karung goni (Foto:Istimewa)

MEDAN, REQNews - Polisi dengan cepat dapat membongkar kasus pembunuh bocah perempuan yang jasadnya dibungkus karung goni di Nias Selatan. Bocah 7 tahun tersebut merupakan anak kepala desa.

Kapolres Nias Selatan, AKBP Arke Furman Ambat mengatakan, tersangka ditangkap pada Rabu, 10 Februari 2021 sekira pukul 09.00 di Desa Hili’orodua, Kecamatan Lahusa, Nias Selatan (Nisel), Sumatera Utara.

Tersangka Ama Dewi (47) dan merupakan tetangga. Pelaku juga masih semarga dengan korban.

"Tersangka mengaku membunuh anak SD tersebut lantaran dendam kepada Masarudin Laia, orang tua korban," kata Arke, Kamis, 11 Femberuari 2021.

Dendam itu disebut buntut dari Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Nias Selatan.

Kepada polisi, Ama Dewi mengaku membunuh korban, lantaran dilatarbelakangi rasa dendam. Dia sakit hati karena keponakan pelaku kalah dari ayah korban saat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2019 lalu.

Meski begitu, kata Kapolres, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait alasan korban.

Menurut Kapolres, tersangka sempat pura-pura ikut mencari korban saat masih hilang.

Bahkan, ketika penemuan jasad pufri kepala desa itu, tersangka ikut berada di lokasi hingga ditemukan di Perbukitan II, Desa Bawozihono, Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan pada Selasa, 9 Februari 2021 sekira pukul 07.00 WIB.

Arke Furman megatakan, pelaku telah dimintai keterangan, termasuk juga pemeriksaan saksi-saksi.

Adapun jasad seorang seorang bocah perempuan Selasa lalu, Petra Deswindasari Laia berusia 7 tahun ditemukan dalam karung hingga membuat heboh warga Desa Bawozihono. Warga menduga menjadi korban pembunuhan.

Korban merupakan putri dari Masarudin Laia (38), kepala desa setempat. Terdapat luka bacok ditubuh korban.