Ini Achmad Yurianto Ketua Dewas BPJS Kesehatan Baru, Mantan Jubir Covid

Senin, 22 Februari 2021 – 18:03 WIB

 Achmad Yurianto (Foto:Istimewa)

Achmad Yurianto (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Mantan Juru Bicara (Jubir) Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto resmi menjabat Ketua Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Kesehatan setelah dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara.

Atas tugas barunya tersebut, Yuri mengatakan bahwa ini merupakan tugas berat yang harus segera dijalankan.

"Alhamdullilah hari ini kami Dewan Pengawas BPJS Kesehatan telah dilantik oleh presiden. Tugas berat tentunya harus segera kami jalankan,” ujarnya seusai dilantik, Senin, 22 Februari 2021.

Tugas berat tersebut, karena BPJS kesehatan adalah bagian dari upaya pemerintah untuk membangun sistem kesehatan, membangun kesehatan secara nasional.

Yuri mengatakan akan melanjutkan apa yang sudah dikerjakan pendahulunya di Dewas BPJS Kesehatan. Namun tentunya dia mengatakan akan bekerja lebih keras lagi.

“Untuk itu tentunya kami akan melanjutkan apa yang telah dilaksanakan oleh pengurus sebelumnya. Tentunya dengan bekerja lebih keras lagi. (Ini) karena tantangan yang kita hadapi ke depan tidak semakin ringan,” ungkapnya.

Dia pun memastikan akan menerima segala masukan, kritik dan saran dalam menjalankan tugasnya ke depan.

“Kami mohon doa restu dari seluruh masyarakat sekalian. Dan kami terbuka untuk mendapat masukan, kritik dan saran agar pekerjaan kita kedepan menjadi lebih baik,” pungkasnya.

 Achmad Yurianto adalah seorang dokter yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sejak 9 Maret 2020.

Sejak merebaknya pandemi Covid-19 di Indonesia pada awal tahun 2020, ia ditunjuk sebagai juru bicara pemerintah pada lembaga Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 sejak 12 Maret hingga 20 Juli 2020.

Pria kelahiran Malang, 11 Maret 1962 merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Jawa Timur dan berkarier sebagai dokter di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.