Perangi Narkoba! Petugas Lapas Narkotika Kelas II A Geledah Kamar Tahanan

Selasa, 23 Februari 2021 – 16:27 WIB

Petugas Lapas Narkotika Kelas II A Jakarta, melakukan penggeledahan di kamar tahanan (Foto: REQnews)

Petugas Lapas Narkotika Kelas II A Jakarta, melakukan penggeledahan di kamar tahanan (Foto: REQnews)

JAKARTA, REQnews - Petugas Lapas Narkotika Kelas II A Jakarta baru-baru ini menggeledah kamar para warga binaannya. Itu dilakukan untuk memerangi peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di dalam lapas yang terletak di Cipinang, Jakarta Timur. 

Dengan mengantongi perintah pimpinan, para petugas Lapas Narkotika Kelas II A Jakarta pun dituntut untuk senantiasa waspada dan bergerak cepat dalam memerangi peredaran narkoba di dalam Lapas.

Kasubbag Tata Usaha Lapas Narkotika Kelas II A Jakarta, Rahardjo Sudarmono mengatakan sesuai dengan perintah Kalapas Narkotika Bambang Wijanarko dan arahan PLH Dirkamtib Ditjenpas Kemenkumham. petugas melakukan penggeledahan pada kamar hunian blok B No. 1064.

"Sasarannya adalah warga binaan atas nama Gatot Sulistyo alias Yoyo," kata Rahardjo di Jakarta, Selasa 23 Februari 2021.

Penggeledahan tersebut, kata Rahardjo, merupakan tindak lanjut dari hasil temuan atas salah satu warga binaan di Lapas Cianjur yang diduga memiliki hubungan erat dengan Yoyo.

Saat dilakukan konfrontasi video call via KPLP Lapas Cianjur, kata Rahardjo, yang bersangkutan mengelak. Kemudian mengatakan bahwa tidak memiliki kaitan apapun dengan Yoyo bahkan tidak mengenalnya.

Ia mengungkapkan bahwa saat penggeledahan di sel Yoyo, pihaknya menemukan 2 handphone, 2 modem, charger, dan 5 set headset. "Hasil penggeledahan segera kami laporkan pada pimpinan dan tetap berkoordinasi secara intensif dengan lapas Cianjur," katanya.

Untuk selanjutnya, sesuai dengan komitmen Kalapas, petugas akan meningkatkan kewaspadaan terhadap setiap warga binaan. Selain itu, pihaknya juga memperkuat kerjasama dengan pihak kepolisian.

Itu bertujuan untuk mengungkap jaringan narkoba yang diduga berada di dalam lapas. “Pokoknya, warga binaan lapas Jakarta jangan pernah berangan untuk memperdaya kami!” kata Rahardjo.