Manager Hotel Ini Jadi Tersangka Kasus Pembuangan Limbah APD Covid

Rabu, 24 Februari 2021 – 12:02 WIB

Sampah medis (Foto:Istimewa)

Sampah medis (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Seorang petinggi hotel di kawasan Tangerang ditetapkan sebagai tersangka baru terkait kasus pembuangan limbah medis bekas penanganan pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kedua tersangka adalah IK sebagai General Manager dan SS menjabat HRD di salah satu hotel di kawasan Tangerang, Banten. Hotel tersebut diketahui ditunjuk sebagai tempat karantina pasien Covid-19.

Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan, penetapan IK dan SS sebagai tersangka berdasarkan hasil pengembangan dari penangkapan empat orang sebelumnya, yaitu berinisial IP dan AG dari pihak usaha laundry, kemudian WD dan AR sebagai sopir.

"Setelah cukup bukti, kami menetapkan SS dan IK sebagai tersangka," kata Harun, Selasa, 23 Februari 2021.

Menurutnya, manajemen hotel tersebut telah melakukan kerja sama dengan pihak usaha laundry untuk membuang limbah APD bekas penanganan pasien Covid-19.

Hal itu dilakukan pihak manajemen hotel guna menekan biaya. Sebab, bila menggunakan jasa pengelola limbah biayanya sangat mahal dan bisa mencapai Rp 10 juta.

"Cost untuk pengelolaan limbah awalnya kerja sama dengan PT AP, karena mahal sampai Rp 10 jutaan. Pihak hotel akhirnya berkerja sama dengan laundry. Biayanya hanya Rp 1 juta per satu kali pengambilan pakai dua mobil boks," ucapnya.

Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi, polisi akhirnya berhasil menangkap dua sopir dari pihak laundry. Mereka mengakui yang membuang sampah medis di wilayah Tenjo dan Cigudeg.

Selang beberapa hari kemudian, dua orang ditangkap, salah satunya pemilik usaha laundry tersebut.

"Kami masih lakukan pemeriksaan terhadap 4 tersangka ini, jadi tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru," kata dia.