Penjelasan Istana Soal Kerumunan Massa Sambut Jokowi di Maumere Ditertawakan Munarman

Rabu, 24 Februari 2021 – 21:02 WIB

Mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman

Mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman

JAKARTA, REQnews - Mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman, mengaku tertawa melihat penjelasan pihak Istana soal video kerumunan massa saat menyambut kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Saya ketawa saja," kata Munarman ketika dikonfirmasi, Rabu, 24 Februari 2021. Dirinya pun mempersilahkan aparat penegak hukum untuk melakukan tindakan sama seperti dengan apa yang dilakukan terhadap imam besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS). Menurutnya, masyarakat Indonesia menunggu keadilan tersebut.

"Silahkan aparat penegak hukum saatnya berlaku sama dengan apa yang terjadi pada HRS, monggo. Rakyat menunggu keadilan tersebut," ucapnya.

Dihubungi terpisah, Kuasa Hukum Habib Rizieq Aziz Yanuar menuturkan, apa perlu kliennya menjadi Presiden terlebih dulu agar tidak dipidana terkait dengan pelanggaran protokol kesehatan. Selain itu, HRS nampaknya perlu dipertimbangkan menjabat sebagai menteri.

"Apa perlu saya selaku penasehat hukum memberi nasehat ke HRS, biar pelanggaran prokes tdk berujung pidana, mungkin HRS perlu jadi presiden. Biar Habib tidak dikejar-kejar untuk buka rekam medis, sampai dituduh penyebar hoaks yang berbuat onar, mungkin HRS perlu pertimbangan mendaftar jadi menteri," tutur Aziz.

Senada dengan Munarman, Aziz pun menuntut agar penegakkan hukum dilakukan secar adil. Menurutnya, harus ada pembuktian jelas ihwal tuduhan yang dialamatkan kepada kliennya tidak dikiriminalisasi.
"Buktikan jika memang penegakan hukum tidak diskriminatif dan buktikan jika memang tidak ada kriminalisasi terhadap HRS," ucapnya.

Seperti diketahui, Jokowi pada Selasa, 23 Februari 2021, melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun beredar video yang menunjukkan iring-iringan kunjungan Jokowi saat di Maumere memicu kerumunan warga.

Nampak presiden melambaikan tangan dari mobil yang ditumpanginya. Di saat yang sama, banyak masyarakat yang mencoba mendekati ke mobil dengan berkerumun. Jokowi pun terlihat melempar bingkisan di tengah kerumunan warga.

Pihak istana pun telah membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan penjelasan istana, bahwasanya kerumunan itu adalah spontanitas dari warga setempat menyambut kedatangan sang Presiden.