Bola Panas Kudeta Demokrat Nama Kapolri hingga Kepala BIN Dicatut! Kurang Ajar

Kamis, 25 Februari 2021 – 14:32 WIB

Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Istimewa)

Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Isu kudeta Partai Demokrat kini mulai menyasar ke sejumlah nama petinggi negara. Bola panas itu disampaikan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY.

Bahkan ia meyakini nama Menkopolhukam Mahfud Md dan Menkumham Yasonna Laoly dicatut dalam upaya pendongkelan Partai Demokrat. Termasuk pencatutan nama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan.

“Partai Demokrat tetap percaya bahwa pejabat tersebut memiliki integritas, betul-betul tidak tahu-menahu, dan tidak masuk di akal jika ingin mengganggu Partai Demokrat,” ucap Yudhoyono dalam video yang ditayangkan melalui akun YouTube Partai Demokrat, Rabu 24 Februari 2021.

Demokrat diketahui menyebut Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko hendak menggalang kekuatan untuk mendongkel Agus Harimurti Yudhoyono dari kursi ketua umum. Meski Moeldoko membantah, SBY yang merupakan Presiden keenam itu juga mengatakan keterlibatan aktif Moeldoko dalam gerakan pendongkelan itu nyata.

Informasi itu didapat SBY dari laporan dan kesaksian sejumlah kader Partai Demokrat yang merasa dijebak. Gerakan itu melibatkan unsur di luar partai yang ia dirikan itu. “Unsur eksternal itu, paling tidak, adalah seorang pejabat penting di pemerintahan,” ucap dia.

Yudhoyono menyebut gerakan yang ingin mengambil alih kepemimpinan di Partai Demokrat ini bertujuan untuk menggantikan kepemimpinan AHY dengan orang luar yang bukan kader Demokrat. Presiden ke-6 RI ini menyebut bahwa orang luar itu bersekongkol dengan segelintir kader dan mantan kader Demokrat yang bermasalah.

SBY pun dengan tegas menyampaikan pesan kepada orang luar atau gerakan yang mencoba mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat. "Saya katakan dengan jelas dan tegas bahwa Partai Demokrat bukan not for sale, partai kami bukan untuk diperjualbelikan, walaupun demokrat bukan partai yang kaya raya dari segi materi kami tidak tergiur dengan uang anda seberapa pun besarnya," ujar dia.