Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Anggota MIT Poso Tewas Saat Baku Tembak

Selasa, 02 Maret 2021 – 17:31 WIB

kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, pimpinan Ali Kalora (Foto:Istimewa)

kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, pimpinan Ali Kalora (Foto:Istimewa)

POSO, REQNews - Terjadi kontak senjata antara TNI dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, pimpinan Ali Kalora di di wilayah pegunungan Andole, Kampung Maros, Poso Pesisir pada Senin, 1 Maret 2021 kemarin yang menewaskan satu anggota TNI.

Sementara itu, Kapolda Sulteng Irjen Pol Abdul Rakhman Baso menyebut prajurit TNI yang tewas adalah Praka Dedi

Selain Prajurit TNI, Didik merinci dua terduga anggota MIT Poso yang masuk dalam daftar pencarian bernama Alfin dan Khairul alias Irul tewas dalam kontak senjata tersebut.

"Saat kontak tembak terjadi, mereka membawa bahan peledak untuk menyerang anggota satgas," ujar Didik, Selasa, 2 Maret 2021.

Hanya saja, kata dia, bahan peledak tersebut gagal digunakan untuk menyerang dan malah menewaskan DPO atas nama Irul.

Satu anggota MIT bernama Alfin terluka saat kontak senjata, sementara temannya bernama Khairul tewas karena terkena ledakan bom rakitan yang dibawanya.

Didik belum dapat memastikan jenis bahan peledak yang digunakan para teroris itu. Sejauh ini pihaknya menduga peledak itu merupakan hasil rakitan.

Sebagai informasi, kontak tembak itu terjadi usai Satgas Madago Raya mendapat informasi pengiriman bahan makanan terhadap para teroris tersebut. Alhasil, tim pun melakukan penyergapan di wilayah pegunungan Andole itu.

Didik mengatakan, Ali Kalora pun terlihat dalam kontak tembak itu. Oleh sebab itu, hingga saat ini Satgas masih melakukan pengejaran terhadap kelompok yang tersisa.